9 Kunci untuk Memimpin Pelayanan Bagi Kaum Wanita

9 Kunci untuk Memimpin Pelayanan Bagi Kaum Wanita

Melayani dalam pelayanan wanita? Di bawah ini terdapat 9 motivasi untuk memimpin dan mengasihi kaum wanita.

Bagi banyak orang, istilah "pelayanan wanita" berhubungan semua gambaran dalam tayangan situs, dengan bunga yang menari-nari dan pita yang menjuntai untuk ide-ide kerajinan, penjualan kue, dan acara minum teh di dalamnya, benar bukan? Bagi yang lain, itu adalah ingatan pada kening wanita-wanita gereja yang berkerut pada penjualan barang bekas, sementara bagi yang lainnya, itu adalah pengingat pada konferensi terakhir yang mengagumkan, di mana wanita diajarkan dan memimpin ibadah. Bagi saya, "pelayanan wanita" berarti seperti membentuk lingkaran misionaris, yang polanya seperti rajutan milik nenek saya. Hari ini, saya memiliki hak istimewa untuk memimpin para wanita yang "lapar" dalam mempelajari Alkitab dengan para wanita lainnya, dan belajar untuk mengasihi Yesus dengan segenap hati mereka.

Apakah Yesus memanggil Anda untuk mendorong para wanita melalui pelayanan wanita? Mengundang perempuan ke dalam situasi masyarakat yang lebih dalam satu sama lain, dengan Yesus sebagai fokus utama dalam waktu dan hati Anda. Jika Anda memimpin pelayanan wanita, atau mempertimbangkan peran sebagai pemimpin, inilah cara saya memotivasi Anda.

  1. Jadilah Apa Adanya

    Ketika Anda mempersiapkan diri untuk memimpin kelompok perempuan Anda, apakah Anda menyadari bahwa diri Anda sibuk untuk memastikan rambut Anda tampak bagus, bahwa Anda memakai sepatu baru Anda yang mempesona, atau bahwa Anda pandai berkata-kata? Jika demikian, maka Anda sedang berpura-pura. Tetapi, tidak untuk waktu lama. Jika Anda ingin memimpin para wanita, Anda harus bersedia untuk menjadi seseorang yang Anda inginkan bagi mereka. Apakah Anda ingin wanita yang Anda pimpin menjadi jujur dan apa adanya? Maka, Anda harus terlebih dulu menjadi teladan.

    Wanita mengikuti berbagai jenis tipe pemimpin perempuan, tetapi mereka harus melihat Yesus dalam seorang wanita yang apa adanya, bertobat, memiliki kasih karunia, dan yang hidup di depan kelompoknya. Saya berdoa agar Tuhan akan memberikan kita semua rahmat untuk mengatakan yang sebenarnya, dan tidak bersembunyi di secara hati-hati di balik khayalan-khayalan kita.

  2. Ingatlah, Bahwa Semuanya adalah Tentang Yesus

    Perempuan secara luas memiliki kepentingan dan pencarian yang bervariasi. Satu hal yang membawa kita bersama-sama adalah keinginan untuk mengasihi dan menyembah Yesus. Ia adalah pusat ibadah kita, cinta kita, waktu kita, dan energi kita. Segala sesuatu yang lain bersifat sekunder.

    Lawanlah godaan untuk menyediakan sesuatu untuk semua orang. Memimpin wanita berarti Anda berfungsi untuk lebih mengasihi Yesus dan memuliakan Dia dalam kehidupan sehari-hari mereka.

  3. Cintai Para Wanita Karena Ia Telah Terlebih Dahulu Mengasihi Anda

    Mungkin itu pernyataan yang sudah jelas, tetapi untuk memimpin pelayanan Wanita Anda harus mengasihi para wanita (1 Yohanes 4:19). Jika tidak, apa yang menahan Anda? Apakah Anda takut bahwa Anda akan membuka diri kepada sekelompok gadis-gadis yang jahat?

    Kenali martabat setiap wanita sebagai pembawa citra Allah, dan kemudian percayalah bahwa Allah akan memberikan rahmat untuk belajar mencintai mereka dengan baik. Mencintai perempuan yang terluka adalah sulit, tapi kasih karunia yang sama yang tersedia untuk Anda, juga tersedia untuk Anda berdua dalam kelimpahan.

  4. Percayalah kepada Arahan Pendeta Anda

    Pendeta adalah mereka yang memberikan rekening kepada Allah pada bagaimana mereka merawat gereja (Ibrani 13:17), bukan Anda atau saya. Ada saat-saat kita tidak dapat melihat gambaran besar, dan itu merupakan tugas pendeta untuk menggembalakan Anda dan semua wanita di dalam gereja. Bantulah pendeta untuk melakukan hal ini dengan sukacita, mengetahui bahwa Anda berdoa bagi mereka dan mendukung visi yang Tuhan telah berikan. Ketika kita gagal untuk melakukan hal tersebut, pelayanan wanita berada dalam bahaya untuk menjadi tempat yang terisolasi di mana kita melakukan urusan kita sendiri, dan yang terburuk, menjadi tempat pemberontakan, ketidakpercayaan, dan gosip.

  5. Berbagi Visi

    Apa yang akan medasari karakter dari pelayanan wanita Anda? Melayani berbagai tujuan akan menguras energi dan membuat lelah para peserta.

    Di Mars Hill, salah satu tujuan utama kami adalah untuk menyelenggarakan kegiatan Studi Pertengahan Minggu Wanita di gereja-gereja lokal. Hal itu melayani gereja dengan memfasilitasi kesempatan belajar Alkitab dan membangun komunitas. Kami melakukan ini dengan membuat kurikulum yang sangat baik, yang dirancang untuk melengkapi seri khotbah, dan dengan menyelenggarakan kelompok belajar kami untuk menyediakan jaringan ke dalam Kelompok Masyarakat. Kesempatan bagi penginjilan dan membangun komunitas terjadi secara alami dalam konteks ini.

    Berdoalah dan carilah visi Allah bagi pelayanan wanita dalam gereja lokal.

  6. Berinvestasi untuk Mencari Pemimpin

    Membangun kelompok pemimpin untuk mencintai dan memotivasi adalah sangat penting dalam pelayanan wanita yang sehat. Pilihlah wanita yang mengasihi Yesus dan mengasihi gereja-Nya, bukan wanita dengan agenda alternatif yang memimpin dari wilayah ketidakpuasan (tidak peduli seberapa baik ide-ide mereka). Memiliki proses aplikasi yang ketat untuk para calon pemimpin yang mengharuskan mereka untuk mengartikulasikan Injil, menawarkan mereka kesempatan untuk penilaian, dan mengajak mereka untuk memeriksa panggilan kepemimpinan mereka. Mereka akan menarik para pemimpin seperti mereka dan membangun kelompok yang kuat. Terkadang, hubungan yang memakan waktu lebih lama daripada efisiensi akan disarankan, tetapi investasi akan membayar para pemilik modal, terutama dengan para pemimpin muda.

  7. Melatih Para Wanita

    Wanita yang mengasihi Yesus sangat ingin mendapat pelatihan. Pelatihan praktis mendorong perempuan untuk memiliki tujuan dalam hidup melajang mereka demi kemuliaan Tuhan, untuk menjadi istri dan ibu yang saleh, dan menjadi berkat bagi gereja serta komunitas mereka, karena mereka menjadi terlatih dalam prinsip-prinsip dalam Titus 2.

    Pelatihan teologis dan studi Alkitab yang sangat baik membangun sebuah generasi wanita yang menangani firman Allah dalam integritas, dan yang kemudian akan melatih orang lain. Pengetahuan kepala saja menghasilkan kebanggaan, tetapi wanita dilatih untuk menerapkan apa yang dipelajari ke dalam hatinya, agar berubah menjadi lebih serupa Yesus. Melengkapi perempuan untuk melayani Yesus akan membangun tubuh Kristus dan menyediakan kesempatan bagi para perempuan untuk turut aktif dalam kegiatan misi.

    Terus-menerus mendorong peluang pertumbuhan bagi kelompok perempuan Anda! Waktu-waktu pelatihan, retreat, dan seminar kepemimpinan, memberikan dorongan dan pembinaan yang dibutuhkan sehingga kita dapat mengasihi Yesus bersama dengan hati dan pikiran kita.

  8. Kenali Tantangan Bervariasi yang Dihadapi oleh Perempuan

    Melajang, pernikahan, anak-anak, ibu, anak, jalur karir, bekerja di rumah, bekerja di luar rumah, pandangan terhadap tubuh, sakit kronis, penyalahgunaan, kecanduan - semua itu membuat pelayanan kepada perempuan menjadi penuh potensi dan luar biasa pada waktu bersamaan. Banyak perempuan muda menghadapi tantangan ini dan mencari hikmat dari wanita yang lebih tua. Menemukan wanita yang lebih tua untuk menjadi model integritas dan menjadi contoh bagi para wanita yang lebih muda, merupakan tantangan besar, namun mempersiapkan wanita yang lebih muda untuk menjadi wanita dalam Titus 2 bagi wanita lainnya adalah sangat bermanfaat.

  9. Kenali Pola Dosa

    Perempuan cenderung berbuat dosa pada wilayah manipulasi, gosip, persaingan, dan penghakiman. Kita dengan cepat melupakan bahwa Injil kasih karunia adalah bagi kita semua, bukan hanya pada mereka yang kita anggap layak. Ketika perempuan diperbudak untuk menjadi orang yang cemas untuk selalu menyenangkan orang lain, mereka membutuhkan pemimpin yang tanpa rasa takut akan membimbing mereka menuju kebebasan dalam Yesus, dengan mengatakan kebenaran mengenai diri mereka sendiri dan pada apa yang telah Tuhan lakukan, memberikan teladan pertobatan dan kepercayaan yang teguh.

Diterjemahkan dari:

Nama situs : The Resurgence
Alamat url : http://theresurgence.com/2013/04/28/9-keys-for-leading-women-s-ministry
Judul asli artikel : 9 keys for leading women’s ministry
Penulis artikel : Hilary Tompkins
Tanggal akses : 9 Desember 2013
Kategori Tips: 
Tipe Bahan: