Bunga Rumput Juga Indah

Oleh: N. Risanti

Dulu, sebagai seorang remaja, saya tidak pernah percaya diri dengan kulit saya yang hitam, badan yang terlampau kurus, atau rambut yang sangat lurus dan tipis. Ditambah dengan sering mengonsumsi majalah remaja yang selalu menampilkan kecantikan fisik dan penampilan, semakin merosotlah pandangan saya terhadap diri sendiri. Ibarat bunga, saya merasa bahwa saya ini hanyalah "bunga rumput" yang biasa-biasa saja dan tidak tampak indah. Siapa yang akan memandang bunga rumput yang sederhana dan tidak semarak warnanya itu?

Seiring berjalannya waktu, pemikiran itu hilang dari pandangan dan perasaan saya. Setelah mengalami berbagai tahap dan proses dalam kehidupan, saya menyadari bahwa saya telah memiliki konsep diri yang salah mengenai penampilan fisik, yang saya rasa juga dialami oleh banyak remaja dan banyak wanita Kristen. Kita begitu terpaku pada penampilan luar, dan memiliki standar yang salah dalam menilai kecantikan. Dibanding dengan menilai diri kita sebagai "gambar dan rupa Allah" yang mulia (Kejadian 1:26), dan berupaya untuk mengembangkan perhiasan "... manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah" (1 Petrus 3:4), kita malahan terlampau sibuk mendandani perhiasan lahiriah kita, yang sesungguhnya bersifat fana dan tidak menjadi sumber kepuasan dan sukacita yang sejati. Padahal, hanya dengan hidup di dekat Allah saja, serta dengan melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya, kita akan beroleh sukacita dan kepuasan yang sejati.

Kini, saya tidak lagi memandang kecantikan hanya sebatas fisik semata, apalagi berdasarkan standar dunia yang sering kali mengelabui dan menjebak kita ke dalam perasaan dan konsep diri yang salah. Kecantikan akan terpancar dengan sendirinya ketika kita memiliki relasi yang dekat dengan Allah, senantiasa bersyukur, dan mengembangkan semua pikiran dan sifat yang baik, seperti yang sudah diteladankan oleh Tuhan Yesus. Lagi pula, hidup yang sudah Tuhan berikan ini juga terlalu besar dan luas untuk sekadar mementingkan dan memerhatikan masalah fisik dan penampilan semata. Ada banyak pekerjaan Tuhan yang menanti, yang bisa kita kerjakan untuk membuat hidup ini menjadi berarti, berguna, dan indah.

Jadi, siapa bilang bunga rumput tidak indah dan berguna? Di tangan yang tepat, ia akan menjadi sebuah rangkaian yang indah dan cantik, yang akan sangat bernilai dan disukai banyak orang. Di tangan Tuhan pun, kita dapat menjadi indah dan menjadi alat yang berguna untuk menarik banyak orang kepada-Nya, asalkan kita mau menyediakan hati dan hidup senantiasa kepada-Nya. Amin.

Tipe Bahan: 
Kolom e-Wanita: 
kategori: 

Komentar