Etika Timbal Balik: Perlakukan Orang Lain Sebagaimana Anda Ingin Diperlakukan

"Etika Timbal Balik lebih daripada hanya memperlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan. Ini adalah sebuah perjalanan menuju cara Anda berpikir, merasakan dan berbicara kepada orang lain, juga."
- Georgia Lee

Ingat Etika Timbal Balik?

"Perlakukan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan."

Pepatah ini jauh lebih daripada sekadar bersikap baik terhadap orang, atau meninggalkan cara Anda dan kemudian bersedia atau suka membantu mereka yang membutuhkan. Ya, Anda ingin orang lain membantu Anda dalam kondisi sulit atau bersifat ramah bahkan dalam keadaan yang tidak menguntungkan. Tapi ada banyak cara untuk menciptakan kesetaraan di dunia Anda yang bisa saja tidak diperhatikan oleh orang lain sama sekali. Sebenarnya ini hanya tentang menyesuaikan pandangan dan sikap Anda.

Daripada hanya memperlakukan orang lain dengan cara sebagaimana Anda ingin diperlakukan, pikirkanlah orang lain sebagaimana Anda ingin dipikirkan. Rasakan tentang orang lain sebagaimana yang Anda ingin orang lain rasakan tentang Anda. Berbicara kepada orang lain sebagaimana Anda ingin diajak berbicara atau dibicarakan.

Lakukanlah kepada orang lain seperti yang Anda ingin mereka lakukan kepada Anda

Kurangilah berfokus untuk menghukum orang-orang yang merugikan Anda atau orang lain dan pilihlah untuk membimbing mereka ke dalam kerangka pikiran yang lebih baik. Ajarkan kepada mereka bukan hanya kesalahan cara mereka, tetapi kesalahan dalam pemikiran mereka. Ini bukan pelajaran merendahkan, atau bahkan perubahan, tetapi cara untuk memahami perkembangan dari pikiran sampai tindakan. Jika seseorang percaya bahwa dia melakukan hal yang benar dengan mencoba untuk mengontrol orang lain atau menjadi invasif dalam kehidupan orang lain, pertama-tama cobalah untuk memahami bagaimana orang itu merasakan perbuatannya akan membawa dirinya dari keinginan sampai ke akibatnya. Kemudian, bantulah dia mengevaluasi konsekuensi dan mungkin memilih cara yang lebih baik untuk mencapai tujuannya dan mempertimbangkan tujuan-tujuan orang lain. Selalu terbuka untuk melihat sisi lain juga, Anda mungkin dapat belajar sesuatu.

Berbicara kepada orang lain dan tentang orang lain sebagaimana Anda ingin diajak bicara, dan berbicara tentang orang lain.

Kita semua berbicara tentang orang lain, tetapi menentukan peran mereka dalam hidup kita dan berusaha untuk melemparkan sandiwara sensasi adalah tidak perlu. (Meskipun itu sering terjadi.) Setiap orang itu beragam dan tidak dapat dimasukkan ke dalam kotak yang ke dalamnya kita ingin memotong mereka. Ketika Anda menceritakan kembali sebuah cerita, pastikan untuk menyampaikannya dalam versi yang lengkap dan obyektif, di mana semua tokoh memiliki kedalaman dan empati. Jangan meremehkan seseorang hanya karena Anda tidak setuju dengannya.

Rasakan tentang orang lain sebagaimana Anda ingin mereka rasakan tentang Anda

Mempertahankan perasaan yang kasar hanya akan merugikan Anda dan membuat Anda sulit untuk merasakan cinta dan kasih sayang. Entah Anda yang menyebabkan perasaan kasar orang lain terhadap Anda atau bukan, mengetahui perasaan ini tetaplah tidak menyenangkan. Terutama jika Anda merasa mereka tidak adil.

Pikirkan orang lain sebagaimana Anda ingin dipikirkan

Tahanlah diri Anda dari berpikir, atau berbicara, dengan iba terhadap seseorang - terutama jika Anda merasa lebih baik daripada dia. Hal-hal mungkin tampak berbeda, tetapi hanya karena Anda mungkin merasa seperti ini, orang lain mungkin berpikir mereka berada dalam posisi yang lebih baik daripada Anda. Menganggap diri Anda superior, lebih tinggi atau lebih baik daripada orang lain bukanlah cara berpikir yang bermanfaat. Diberi atau diterima. Jika Anda ingin membantu seseorang yang Anda anggap kurang beruntung, lakukanlah itu karena kasih, bukan rasa kasihan.

Berusaha untuk menghormati bahkan kepada orang yang tidak terhormat

Temukan sesuatu yang positif dari seseorang atau sebuah pengalaman dan fokuslah pada hal itu. Pasti ada situasi di mana Anda menjadi atau dibuat menjadi orang jahat, dan orang lain tidak berusaha untuk menghormati peran Anda dalam hal ini, atau keluar dari cara mereka untuk menghancurkan integritas atau reputasi Anda. Jangan menirunya, bahkan jika Anda merasa itu adil atau layak. Anda tidak tahu apa yang ada di dalam pikiran orang lain atau apa yang memotivasi tindakan orang lain. Yang dapat Anda lakukan adalah bertanggung jawab atas respons Anda terhadap situasi ini, dan memilih untuk menunjukkan kasih sayang dan rasa hormat setinggi-tingginya dimana itu hampir tidak ditemukan. Hal ini tidak hanya akan membuat Anda menjadi orang yang lebih baik, tapi juga akan menunjukkan kepada orang lain integritas sejati Anda dan membuat hampir tidak mungkin untuk meragukan integritas Anda jika terancam atau diserang di masa depan. Bahkan mungkin menebusnya di masa lalu.

Saya berupaya dengan sadar untuk memandang semua orang dalam hidup saya setara. Saya telah berjumpa dengan orang-orang tertentu, umumnya dari iman tertentu atau non-agama, yang terlihat jelas melalui percakapan mereka dengan saya, dan tentang orang lain, bahwa mereka merasa lebih unggul daripada orang lain yang tidak setuju dengan ideologi mereka. Dalam percakapan itu saya sendiri memang mengakui, saya mendapati bahwa saya tidak menghargai dipandang rendah, oleh orang percaya dan juga orang tidak beriman. Jadi saya memutuskan untuk tidak merendahkan siapa pun, atau mencoba untuk mengubah siapa pun menuju ideologi apapun. Saya hanya duduk dan berbicara dengan orang-orang, mengajukan pertanyaan, mendengarkan berbagai aliran pemikiran, dan membagikan kebijaksanaan yang menurut saya benar. Saya belajar untuk menikmati percakapan sebagai cara untuk berelasi, daripada menggunakannya untuk memaksakan agenda saya.

Bahkan Mesias duduk dan makan malam dengan orang-orang berdosa. Dan seandainya saja dalam pikiran Anda, Anda dapat melakukan hal yang sama. Entah orang lain memperlakukan Anda dengan kebaikan dan kasih sayang, itu tidak menentukan sikap atas bagaimana Anda memperlakukan mereka. Jadilah kasih sayang dan rasa hormat yang ingin Anda terima. Sangat mudah bagi seseorang untuk menjadi jahat kepada Anda jika Anda jahat kepada mereka. Jangan memberi mereka kesempatan itu. Buatlah sulit bagi orang untuk tidak melihat Anda dalam cahaya terang yang Anda gambarkan. Buat mereka bersusah payah untuk membenci Anda, tidak menghormati Anda atau bersikap kasar terhadap Anda. Buatlah mudah bagi mereka untuk mengasihi Anda, menghargai Anda, dan melihat Anda secemerlang diri Anda. (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Family Share
Alamat URL : http://familyshare.com/the-golden-rule-treat-others-how-you-want-to-be-t...
Judul artikel : The Golden Rule: Treat others how you want to be treated
Penulis artikel : Georgia Lee
Tanggal akses : 27 Januari 2014
Kategori Tips: 
Tipe Bahan: