Karya Salib Kristus bagi Wanita Kristen

Salam dalam kasih Kristus,

Paskah datang silih berganti dalam kehidupan kita. Setelah bertahun-tahun melaluinya, masihkah kita merasakan perasaan syukur yang besar atas karya Kristus di kayu salib? Ketika Kristus memilih untuk mati di kayu salib, terhitung di antara penjahat, di depan pandangan para pembenci dan orang-orang yang ingin diselamatkan-Nya, sesungguhnya Ia tengah membayar harga untuk meredakan murka Allah atas dosa-dosa kita demi menjadi jalan pendamaian bagi kita kepada Allah. Ia, "yang walaupun memiliki rupa Allah, Ia tidak menganggap kesetaraan-Nya dengan Allah itu sebagai sesuatu yang harus dipertahankan." (Filipi 2:6, AYT), telah menuntaskan rencana Allah yang sedari semula telah ditetapkan dalam kekekalan. Dalam momen Paskah kali ini, mari kita kembali merenungkan sedalam-dalamnya makna karya penebusan Kristus bagi kita. Kiranya apa yang sudah dikerjakan Allah dalam Kristus bagi kita dapat menjadikan perubahan mendasar pada kehidupan yang kita bawa.

Seluruh staf redaksi publikasi e-Wanita mengucapkan Selamat Paskah 2017 kepada segenap pembaca e-Wanita di mana pun Anda berada. Kristus sudah mati bagi kita, maka mari kita hidup dan berkarya bagi Dia.

Ia sendiri telah menanggung dosa kita pada tubuh-Nya di kayu salib supaya kita mati terhadap dosa, dan hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya, kamu disembuhkan. (1 Petrus 2:24, AYT).

N. Risanti

Pemimpin Redaksi e-Wanita,
N. Risanti