Keluarga Campuran? Lima Rahasia Pengasuhan Orang Tua Tiri yang Efektif

Pengasuhan anak memang tidak pernah mudah, tetapi ketika Anda memiliki keluarga campuran -- bersama anak-anak kandung dan anak-anak tiri, dari mantan pasangan Anda, dan anggota keluarga besar lainnya yang bergabung ke dalam keluarga dapat dengan cepat menimbulkan kesulitan. Setiap minggu dalam "Empowering Parents" (Pemberdayaan Orang tua) kami menerima pertanyaan dari pembaca yang bertanya, "Bagaimana saya dapat mendisiplin anak tiri saya dengan efektif dan mendapatkan rasa hormat darinya? Apa pun yang saya lakukan, mereka tidak mau mendengarkan saya." Carri dan Gordon Taylor, yang secara nasional diakui sebagai ahli dalam membangun keluarga tiri yang berhasil, memiliki jawaban yang ampuh untuk banyak orang tua tiri.

"Relasi keluarga tiri adalah barometer mengenai bagaimana (atau jika) keluarga menyatu dan anak adalah orang yang akan menentukannya karena Anda tidak dapat membuat siapa pun seperti Anda."

Bisa sangat sulit untuk menemukan keseimbangan yang tepat ketika Anda menjadi orang tua tiri. Kebanyakan orang dewasa mencoba menggabungkan keluarganya dengan harapan yang tinggi: mereka mungkin berpikir keluarganya akan mirip dengan pernikahan pertamanya dalam hal waktu yang dihabiskan dengan pasangan mereka dan perhatian yang dapat mereka curahkan untuk relasi tersebut. Sayangnya, hal ini tidak jauh dari kebenaran.

Hal yang Terkait: Bagaimana Mengasuh dengan Efektif

Kita dapat mengumpamakan pernikahan yang pertama adalah "apel" dan yang kedua adalah "jeruk". Anda tidak dapat membandingkan keduanya karena saat pernikahan pertama semuanya adalah tentang pasangan Anda yang baru, pernikahan berikutnya berkisar tentang anak dan pastikan bahwa setiap orang memiliki tempat dalam keluarga. Setelah membangun keluarga tiri selama beberapa tahun, kami mendapati bahwa orang tua mencoba mendorongnya atau "memaksakan keluarga baru", ini tidak akan berhasil dengan baik. Dan inilah bagian sulit untuk orang-orang dewasa: relasi keluarga tiri adalah barometer mengenai bagaimana (atau jika) keluarga menyatu dan anak adalah orang yang akan menentukannya karena Anda tidak dapat membuat siapa pun seperti Anda.

Penting bagi kita untuk menyadari bahwa peran masing-masing orang berganti ketika Anda membangun keluarga tiri. Bahkan, ketika Anda mempertemukan semua orang bersama, semua anak akan mencoba mencari tahu di mana - atau bahkan jika - mereka masuk ke dalam sistem yang baru. Jika mereka tidak percaya mereka mempunyai tempat - atau jika mereka berpikir seseorang merebut tempatnya - mereka sering kali akan bertindak. Kami telah menerapkan lima "rahasia" yang teruji dan benar yang menolong kami setelah kami membangun keluarga tiri kami sendiri. Kami juga telah menggunakannya untuk menolong ribuan pasangan yang menggabungkan keluarganya dengan baik.

Rahasia Nomor 1: Tunduklah kepada Orang Tua Kandung

Mengherankan? Ini benar. Sebagai orang tua tiri, penting bagi kita untuk tunduk kepada orang tua kandung. Meskipun hal ini mungkin berlawanan dengan semua yang Anda harapkan, relasi keluarga tiri membutuhkan waktu untuk berkembang. Penting bagi kita untuk tidak menjadikannya suatu beban, tetapi Anda juga tidak dapat menghilangkannya. Memosisikan diri dan pada waktu yang sama juga mendukung orang tua kandung itu sulit, tetapi akan menghasilkan sesuatu. Ironisnya adalah ketika Anda tenang dan mendukung orang tua kandung, relasi dengan anak tiri Anda akan terbentuk lebih cepat.

Kamu adalah polisi yang baik; biarkan orangtua kandung menjadi polisi yang buruk. Jika ditemukan kebiasaan dimana anak angkatmu membutuhkan konsekuensi, biarkan pasangan anda mengurusnya dan bantu keputusan mereka. Polisi yang baik mengetahui keinginan dari anak tiri dan membangun hubungan dengan melibatkan diri didalam kehidupan anak berdasarkan apa yang telah diketahui.

Hal yang Terkait: Bagaimana Memberi Konsekuensi yang Ampuh

Rahasia Nomor 2: Jangan Bersaing dengan Pasangan Anda

Jangan bersaing dengan pasangan Anda; lebih baik kuatkanlah mereka. Dengan kata lain, jangan berusaha menjadi ibu yang lebih baik daripada ibu kandung anak tiri Anda, atau menjadi ayah yang baik daripada ayah kandungnya. Tidak peduli apa pun yang Anda pikirkan tentang gaya pendisiplinan orang tua kandung (atau kurangnya pendisiplinan), penting bagi kita untuk menghormati dan mengakui kekuatan hubungan biologis. Hal ini mungkin sulit dilakukan ketika pasangan Anda yang baru masih belum berdamai dengan mantan suami atau istrinya, dan mungkin masih memperjuangkan anak-anak dan masalah-masalah lain.

Banyak ibu tiri memutuskan mereka akan berdamai dengan semua luka dan rasa sakit. Banyak ayah tiri mempunyai sikap "aku akan membentuk peleton ini dan memimpin pasukan keluar dari hutan belantara." Akan tetapi, seseorang pernah berkata, "Jika ayah tiri memimpin dan tidak ada orang yang mengikutinya, dia hanya keluar untuk berjalan-jalan." Kami mendorong orang tua tiri untuk membangun hubungan dengan anak-anak tiri mereka daripada diktator atau orang yang kaku dan otoriter. Cukup hadirlah dalam kehidupan anak dan hindarilah untuk "memperbaiki segala sesuatu" atau bersaing dengan orang tua kandung.

Rahasia Nomor 3: Temukan Minat Anak tiri

Temukanlah hal-hal yang disukai dari anak laki-laki tiri atau anak perempuan tiri. Mulailah seperti yang Anda lakukan ketika menjalin persahabatan: carilah tempat-tempat bermain yang umum dan lakukan sesuatu bersama-sama yang dapat membuat kalian berdua senang. Ingatlah, Anda di sana hanya untuk membangun hubungan yang tepat, bukan untuk menjadi orang tua atau mengambil tempat ibu/ayah anak tiri Anda. Masuklah sebagai teman atau paman dan bibi yang baik hati; dengan kata lain, pilihlah peran selain "orang tua" untuk menjalin relasi.

Rahasia Nomor 4: Menyingkirlah

Biarkanlah pasangan Anda memiliki waktu untuk berdua dengan anaknya, tanpa Anda. Ini menolong mengurangi perasaan terganti dan kehilangan yang mungkin dirasakan si anak, dan yakinkanlah dia bahwa dia tidak digantikan oleh siapa pun. Ini menghalau mitos "keluarga instan." Di keluarga tiri kami, kami selalu saling mendukung untuk pergi pada akhir pekan atau melakukan sesuatu yang spesial dengan anak kandung kami sendiri, dan ini sangat menolong kami masing-masing. Di semua keluarga campuran, hal ini meyakinkan anak-anak kembali bahwa mereka masih memiliki dan tidak kehilangan kasih dari orang tua kandung karena pasangan yang baru.

Hal yang Terkait: Bagaimana Menghadapi Anak yang Memberontak

Salah satu keluhan yang paling umum dari orang tua biologis adalah mereka yakin bahwa mereka terjebak di tengah-tengah sebuah situasi. Kami sering mendengar, "Aku mencintai pasanganku dan aku mencintai anakku, tetapi aku merasa seperti sedang dipisahkan." Banyak orang tua tiri menjadi jengkel atau cemas jika pasangannya masih menghabiskan waktunya bersama anaknya dan tidak melibatkan mereka. Nasihat kami kepada mereka adalah, "Baik, jika Anda berencana berada dalam pernikahan ini untuk sementara, jangan khawatir tentang ini - Anda akan mendapat giliran." Sementara itu, ini memberikan kelegaan bagi orang tua kandung dan membiarkan mereka untuk bersenang-senang bersama anak-anak mereka, dan membiarkan anak-anak tiri mengetahui Anda tidak akan merebut tempat orang tua mereka.

Rahasia Nomor 5: Bertindaklah dengan Kasih, Bahkan Meskipun Anda Tidak Menyukai Anak-Anak Tiri Anda

Kami mendengar ini sepanjang waktu: "Aku merasa bersalah karena aku tidak mengasihi anak tiriku." Kenyataannya Anda mungkin tidak pernah mengasihi seperti anak Anda sendiri - atau bahkan seperti mereka apa adanya. Dan ingat, Anda tidak dapat membuat anak tiri Anda menyukai Anda juga! Anda adalah "penyelundup". Di dalam pikiran mereka, Anda telah menggantikan mereka. Namun, meskipun Anda tidak menyukai mereka, Anda dapat belajar untuk bertindak dengan kasih kepada mereka. Kasih adalah perbuatan; jadi bertindaklah dengan kasih kepada anak-anak tiri Anda. Anda akan terkejut saat menyadari; saat hubungan berkembang, cinta mungkin juga berkembang.

Penting bagi kita untuk menyadari bahwa karena pengalaman sakit hati yang dialami anak-anak pascaperceraian - dan terus merasakan rasa sakit dengan pernikahan kembali - mereka mungkin akan bertindak. Mereka mungkin tidak mempunyai kemampuan untuk membicarakan kepada kita atau mengekspresikan apa yang benar-benar terjadi di dalam diri mereka. Banyak pasangan akan datang untuk konseling dan pada intinya mereka berkata, "Perbaikilah anak-anak ini." Namun, anak-anak tidak hancur, yang hancur adalah keluarga. Jadi, kami bertanya kepada orang-orang dewasa apakah mereka mau mengakui rasa sakit dan kehancuran yang mereka ciptakan. Jika pasangan tersebut mampu memperoleh kemampuan untuk mendengarkan dan memahami apa yang dialami anak, waktu demi waktu, anak akan merespons dengan baik.

Hal yang Terkait: Mengasuh Pertentangan Anak-Anak Kandung dan Anak-Anak Tiri yang Menyimpang

Bonus Rahasia: Temukan apa yang Tepat

Temukanlah sesuatu yang baik dari anak tiri Anda. Daripada fokus kepada hal negatif atau mengeluh tentang mereka, carilah sesuatu yang positif untuk dikatakan kepada pasangan Anda. Hal ini membuat istri atau suami Anda tidak berada di tengah-tengah, dan menempatkan Anda pada bingkai pikiran yang lebih positif tentang anak-anak.

Inilah perumpamaan yang sering kita gunakan dengan orang tua tiri kita amati: Relasi keluarga tiri adalah "relasi bayi", ini adalah model baru dan sangat lemah. Intinya, hal ini seumpama Anda mencoba menarik sebuah truk besar dengan sehelai benang. Dan jika Anda menariknya terlalu kuat atau terlalu keras mendisiplin, Anda akan memutuskan benang tersebut. Karena itu, gunakanlah waktu untuk mengembangkan relasi, buatlah benang-benang tersebut menjadi satu ikatan yang kuat, ikatan-ikatan menjadi tali, dan tali menjadi rantai. Rantai yang Anda bentuk selama beberapa hari akan menjadi cukup kuat untuk mendorong dan menarik relasi normal. (Kita menyebutnya dalam hitungan tahun - bukan hari, minggu, atau bulan!)

Kita memahami bahwa "lima rahasia pengasuhan orang tua tiri yang efektif" tidak mudah untuk diikuti, tetapi tahun demi tahun, kita melihat hal-hal menakjubkan yang terjadi di dalam keluarga tiri ketika mereka melakukannya dengan benar. Dan ini terjadi dalam keluarga kami sendiri - kami sudah berhasil membangun hubungan yang indah dengan anak-anak tiri kami dengan berpatok pada prinsip-prinsip ini. Namun perlu diingat bahwa ini membutuhkan waktu yang lama, ketekunan, kedewasaan, komitmen, dan kesabaran dalam seluruh bagian yang di dalamnya orang dewasa terlibat. (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Empowering Parents
Alamat URL : http://www.empoweringparents.com/aboutus.php
Judul asli artikel : Blended Family? The 5 Secrets of Effective Stepparenting
Penulis : Carri dan Gordon Taylor
Tanggal akses : 3 Juni 2014
Kategori Tips: 
Tipe Bahan: