Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Wanita

Saksi Kebangkitan Yesus Kristus

Pada suatu hari, yang sekarang disebut hari Paskah, lebih dari dua ribu tahun yang lalu, sekelompok wanita pergi ke kubur Yesus pagi-pagi dengan membawa rempah-rempah untuk mengurapi jenazah-Nya sebagai tindakan penghormatan. Ketika mereka tiba di kubur Yesus untuk meminyaki tubuh-Nya dengan rempah-rempah, terjadilah gempa bumi, dan sesosok malaikat turun dari langit serta menggulingkan batu yang menutup pintu masuk ke kubur Yesus.

Sebuah Tinjauan pada Kaum Wanita di Kubur Yesus dan Kebangkitan Kaum Wanita Zaman Sekarang

Kami lelah. Kami merasa inilah waktunya untuk bangkit dan berbicara. Anda bertanya, "Siapakah wanita-wanita ini?" Saya katakan kami hanyalah ibu-ibu, nenek-nenek, bibi-bibi, dan saudara-saudara perempuan biasa. Bagi kami, ini baru permulaan. (Leymah Gbowee, pemenang Nobel Peace Prize 2011)

Peristiwa hari itu masih terekam jelas dalam ingatan saya. Sebuah penembakan terjadi di kantin SMA anak laki-laki saya. Lokasi penembakan itu hanya berjarak beberapa meja saja dari tempatnya biasa melahap roti isi kalkunnya. Memang tidak ada korban jiwa, tetapi seluruh komunitas sekolah terguncang. Akan tetapi, ketika saya menjemputnya hari itu, anak saya segera masuk ke mobil dan sambil memegang lengan saya, ia memohon, "Jangan pindahkan aku dari sekolah ini."

Orang yang mengenakan sepatu tenis terbaru tampak lebih modern dan lebih gembira. Seseorang belum terlihat keren jika tidak mengenakan pakaian dari merk ternama. Produk-produk kecantikan membuat orang-orang lebih menawan.

Apakah anak-anak Anda mencerna pesan-pesan semacam ini sebagai bagian dari makanan sehari-hari mereka?

Sering kali, iklan dirancang untuk menggoda konsumen untuk membelanjakan uang, menarik orang-orang ke dalam pola pikir materialistis dan mengkritik diri sendiri.