Skip to main content
WANITA

Wanita Kristen

Wanita dalam Kristus

merupakan pusat informasi bagi wanita Kristen Indonesia untuk memperoleh berbagai bahan dan informasi yang dapat membangun iman di dalam Kristus sekaligus menambah wawasan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Tentang Kami »

Konten Pilihan

Menyediakan berbagai bahan terbaik berupa artikel, renungan, inspirasi tokoh, dan tips yang dipilih secara khusus untuk menolong Anda bertumbuh dalam iman serta menjalani kehidupan sehari-hari sebagai wanita Kristen.

Artikel
Artikel

Baca Artikel

Renungan
Renungan

Baca Renungan

Inspirasi Tokoh
Inspirasi Tokoh

Baca Biografi

Tips
Tips

Baca Tips

Suara Hati

Menyajikan kisah nyata, kesaksian, dan refleksi dari wanita Kristen yang menolong Anda melihat karya Tuhan di tengah pergumulan dan keseharian hidup.

Nama saya M. Ayah saya adalah seorang yang taat akan agamanya. Saya menikah pada usia 13 tahun. Anak pertama saya meninggal pada usia 2 tahun. Saat itu suami saya berkata, "Ini terjadi karena kau bukan orang baik!" Saya telah berdoa, berpuasa, dan membaca kitab suci agama saya. Semakin saya membaca, semakin saya mengerti, maka semakin saya tidak dapat menerimanya. Saya menyadari bukan hidup seperti ini yang saya ingini.

Pada tahun 1921, dua pasang suami istri dari Stockholm (Swedia), menjawab panggilan Allah untuk melayani misi penginjilan di Afrika. Kedua pasang suami istri ini menyerahkan hidupnya untuk mengabarkan Injil dalam suatu kebaktian pengutusan Injil. Mereka terbeban untuk melayani negara Belgian Kongo, yang sekarang bernama Zaire. Mereka adalah David & Svea Flood, serta Joel & Bertha Erickson.

"Gaunku," gadis muda itu berkata dengan perlahan, kata-katanya meluncur lewat bibir yang bengkak. "Tolong berikan gaunku kepadaku. Aku mau memegangnya."

Umat Kristen yang mengelilingi tempat tidur gadis itu, sedih. Karena luka-luka dalam hebat yang dideritanya, para dokter tidak dapat melakukan apa pun baginya. Beberapa minggu yang lalu, umat percaya telah membelikannya sebuah gaun putih untuk merayakan hidup barunya dan hati yang murni dalam Yesus Kristus.

 KERINDUAN MELAYANI DI TANAH TIONGKOK