Skip to main content

Suara Hati

Menyajikan kisah nyata, kesaksian, dan refleksi dari wanita Kristen yang menolong Anda melihat karya Tuhan di tengah pergumulan dan keseharian hidup.

Zakharia dan Elisabet: Menebar Simpati dan Empati

Mereka dibagi ke dalam 24 sektor untuk bertugas bergantian, khusus pada hari raya keagamaan -- seperti Hari Raya Pentakosta atau Hari Raya Tabernakel. Semua imam itu bertugas bersama-sama. Setiap sektor melayani dua kali dalam setahun. Masing-masing 1 minggu.

Bagi para imam, melayani Allah di Bait Suci adalah saat yang ditunggu-tunggu. Masa terpenting dalam hidup mereka. Bila tiba gilirannya, mereka akan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Begitu pula Zakharia, yang hari itu mendapat tugas untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan.

Iman R

R adalah seorang wanita Kristen Nigeria yang sungguh-sungguh mengasihi Yesus. Ia seorang janda dan harus mengasuh 18 orang anak asuh, sebelas di antaranya masih sangat kecil. Karena suaminya, M, berpindah agama sebelum ia meninggal dunia, R terpaksa berhadapan dengan hukum agama yang menuntutnya melepaskan sebelas anak asuh yang masih kecil untuk diasuh negara secara iman agama M. Namun sebelum meninggal dunia, suami R memintanya berjanji untuk tetap mengasuh anak-anak dalam iman Kristiani.

R adalah istri pertama M. Keduanya Kristen ketika mereka menikah dan usia pernikahan mereka lebih dari 10 tahun. Namun kurang lebih 20 tahun lalu, M berpindah agama. Ia menikah lagi untuk yang kedua dan ketiga kali. Dari ketiga orang istrinya itu, M memiliki 18 orang anak.

Pelajaran dari Diskusi Wanita Kristen "Cara untuk Hidup dengan Pikiran Kristus"

Oleh Maria Marpaung

Puji syukur jika saya bisa mengikuti diskusi "Cara untuk Hidup dengan Pikiran Kristus" dalam Grup Wanita Kristen. Ini kali pertama saya bergabung, tetapi menjadi berkat luar biasa buat saya karena dapat berkumpul bersama dan berdiskusi dengan wanita-wanita lain yang disatukan dalam wadah Grup Wanita Kristen ini.

Bangsa Semut

Dalam keseluruhan naskah kitab Mazmur yang puitis, tidak didapati kata "semut" sebagai kosakata dalam pujian Mazmur. Bahkan, Tuhan Yesus tidak memakai "semut" di dalam ilustrasi pengajaran-Nya ataupun dalam perumpamaan-Nya. Paulus pun tidak menggunakan kata "semut" di keseluruhan surat yang dia tulis. Sepertinya, semut itu sungguh-sungguh kecil yang patut diabaikan. Benarkah demikian?

Seorang Guru Dan Traktat Yang Dibagikannya

Mary sedang dalam masalah. Selama bertahun-tahun, dalam berbagai kesempatan ia membagikan traktat yang disimpan di mejanya kepada setiap murid yang mengikuti kelasnya. Seorang pengacara yang duduk dalam dewan sekolah mengusulkan agar Mary dipecat karena kesaksiannya sebagai orang Kristen yang terlalu berlebihan. Ketika pengacara ini terpilih menjadi pimpinan dewan sekolah, dia semakin gencar mengusulkan pemecatan Mary.

Tangisan Seorang Ibu

Open Doors mengajak Saudari untuk mengingat kembali tiga orang ibu yang menghadapi tantangan iman di tengah kesulitan dan penganiayaan.

RH

Tanggal 21 April 2007, MH dibunuh ketika ia sedang bekerja di sebuah toko buku Kristen di sebelah utara Irak. MH adalah seorang pengikut Kristus dari latar belakang agama lain. Ia menikah dengan RH dan mereka memiliki seorang putra bernama Kevin. Open Doors melayani dan menguatkan RH. Ketika kami bertemu baru-baru ini, RH menuturkan keadaannya sekarang.

Seorang Wanita Kristen Yang Memberikan Sebagian Livernya Untuk Saudara Seimannya

Jeanette Barber, yang telah dengan setia membantu nenek kami yang sakit, memberitahuku tentang teman anak perempuannya di gereja, Teresa Israel, yang memberikan sebagian livernya untuk didonorkan kepada seorang teman. Aku bilang, "Jeanette, cerita soal itu, dong!" Yang mengejutkan, beberapa hari kemudian Jeanette mengisahkan peristiwa 4 Agustus 2002 itu kepada jurnalis harian Asheville Citizen-Times, Susan Reinhardt.

Penantian Panjang Sang Bunda

Cerita ini dimulai dari kisah seorang pengemis wanita yang juga ibu seorang gadis kecil. Tidak seorangpun yang tahu nama aslinya, tetapi beberapa orang tahu sedikit masa lalunya, yaitu bahwa ia bukan penduduk asli kota itu., melainkan dibawa oleh suaminya dari kampung halamannya. Seperti kebanyakkan kota besar di dunia ini, kehidupan masyarakat kota terlalu berat untuk mereka. Tidak sampa setahun di kota itu, mereka sudah kehabisan seluruh uangnya. Hingga suatu pagi mereka menyadari akan tinggal di mana malam nanti dengan tidak sepeser pun uang ada di kantong. Padahal mereka sedang menggendong seorang bayi berumur satu tahun. Dalam keadaan panik dan putusasa, mereka berjalan dari satu jalan ke jalan lainnya. Tiba saatnya di sebuah jalan sepi, di mana puing-puing dari sebuah toko seperti memberi mereka sedikit tempat untuk berteduh.

Saya Mendapatkan Segala Kebutuhan dari Tuhan

Nama saya M. Ayah saya adalah seorang yang taat akan agamanya. Saya menikah pada usia 13 tahun. Anak pertama saya meninggal pada usia 2 tahun. Saat itu suami saya berkata, "Ini terjadi karena kau bukan orang baik!" Saya telah berdoa, berpuasa, dan membaca kitab suci agama saya. Semakin saya membaca, semakin saya mengerti, maka semakin saya tidak dapat menerimanya. Saya menyadari bukan hidup seperti ini yang saya ingini.