Skip to main content

Wanita Dewasa

Pentingnya kedewasaan dipaparkan dalam konteks wanita Kristen yang diharapkan mampu bersikap dewasa meski usia tidak menjadi patokan. Sikap dewasa mencerminkan kemampuan beradaptasi, berkomunikasi positif, dan rendah hati, menjadikan wanita lebih karismatik tanpa harus mengubah kepribadian mereka. Oleh karena itu, wanita perlu mengevaluasi kedewasaan rohani dan sikap mereka dalam menghadapi berbagai karakter dan hubungan sosial.

  • kedewasaan
  • sikap dewasa
  • wanita kristiani
  • menjalin hubungan
  • karakter
  • pola pikir
  • Kedewasaan tidak ditentukan oleh umur, tetapi oleh sikap dan pola pikir.
  • Orang tua belum tentu dewasa, sementara yang muda bisa bersikap dewasa.
  • Wanita Kristen diharapkan memiliki sikap yang dewasa dalam berinteraksi dengan orang lain.
  • Sikap dewasa ditunjukkan melalui keterampilan beradaptasi dan kepekaan terhadap lingkungan.
  • Penampilan saja tidak cukup; sikap dewasa perlu diimbangi dengan sikap positif dan rendah hati.
  • Kedewasaan tidak berarti merasa lebih pintar atau bersikap menggurui.
  • Wanita dewasa berbicara dengan kata-kata positif dan membangun.
  • Penting untuk mengukur kedewasaan rohani masing-masing individu.

"Saudara-saudara janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!" (1 Korintus 14 :20)

Wanita ... menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan, pernyataan tersebut sangat tepat karena umur tidak dapat menjadi patokan untuk menentukan sudah atau belum dewasanya seseorang.

Orang yang sudah tua belum tentu dewasa, tetapi orang yang masih muda bisa saja bersikap dewasa. Sebagai wanita kristiani, kita dituntut untuk memiliki sikap yang dewasa. Sikap dewasa itu akan sangat menentukan ketika Sobat Wanita menemui orang-orang dengan berbagai macam karakter dan saat menjalin hubungan dengan mereka. Wanita yang bersikap dewasa adalah wanita yang peka dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, di mana pun ia berada. Kita mampu bersikap supel dan mudah bergaul dengan siapa pun tanpa mengubah kepribadian kita sebagai wanita kristiani. Wanita yang bersikap dewasa juga ditunjang oleh penampilan, tetapi penampilan yang tampaknya dewasa itu akan lebih baik jika diimbangi dengan sikap dewasa dalam diri kita. Jangan sampai ada kesan "jaim" atau jaga image.

Wanita dengan sikap dewasa pasti memiliki karisma, tetapi bukan berarti orang yang pendiam dapat dikatakan lebih dewasa daripada orang yang ceria. Wanita dengan sikap dewasa tentu selalu berbicara menggunakan kata-kata positif, membangun, menyemangati, bahkan mewartakan tentang kebaikan Tuhan (Efesus 4:29). Menjadi dewasa juga bukan berarti merasa lebih pintar, bersikap menggurui, dan pendapatnya benar (1 Korintus 4:5). Wanita dengan sikap dewasa tentu tidak mementingkan diri sendiri atau egois seperti anak-anak, tetapi rendah hati dan menganggap yang lain lebih utama dari dirinya (Filipi 2:3-4). Sobat Wanita, kini saatnya kita mengukur kedewasaan rohani kita. Apakah kita masih kanak-kanak atau sudah dewasa?

Kedewasaan seseorang dapat dilihat dari sikap dan pola pikir seseorang.

Diambil dan disunting dari:

Nama situs : Renungan Harian Wanita
Alamat URL : http://www.harianwanita.com/
Penulis : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 6 Desember 2013
Tipe Bahan
Kolom e-Wanita