Skip to main content
WANITA

Wanita Kristen

Wanita dalam Kristus

merupakan pusat informasi bagi wanita Kristen Indonesia untuk memperoleh berbagai bahan dan informasi yang dapat membangun iman di dalam Kristus sekaligus menambah wawasan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Tentang Kami »

Konten Pilihan

Menyediakan berbagai bahan terbaik berupa artikel, renungan, inspirasi tokoh, dan tips yang dipilih secara khusus untuk menolong Anda bertumbuh dalam iman serta menjalani kehidupan sehari-hari sebagai wanita Kristen.

Artikel
Artikel

Baca Artikel

Renungan
Renungan

Baca Renungan

Inspirasi Tokoh
Inspirasi Tokoh

Baca Biografi

Tips
Tips

Baca Tips

Suara Hati

Menyajikan kisah nyata, kesaksian, dan refleksi dari wanita Kristen yang menolong Anda melihat karya Tuhan di tengah pergumulan dan keseharian hidup.

Oleh Maria Marpaung

Puji syukur jika saya bisa mengikuti diskusi "Cara untuk Hidup dengan Pikiran Kristus" dalam Grup Wanita Kristen. Ini kali pertama saya bergabung, tetapi menjadi berkat luar biasa buat saya karena dapat berkumpul bersama dan berdiskusi dengan wanita-wanita lain yang disatukan dalam wadah Grup Wanita Kristen ini.

Selama kekaisaran Roma diperintah oleh Markus Aurelius (161-170 SM), penganiayaan menyebar di beberapa kota di kekaisaran tersebut. Orang-orang Kristen di Galia (sekarang Perancis) menyimpan catatan tentang orang-orang percaya yang menjadi saksi iman.

Bulan Juli lalu, diadakan diskusi di Facebook Grup Wanita Kristen bertema "Mengapa Kita Mendidik Anak-Anak Perempuan Kita". Berkenaan dengan hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli, diskusi ini diselenggarakan dengan tujuan agar para wanita, khususnya ibu-ibu Kristen, semakin memahami peranan pendidikan bagi anak-anak perempuan.

Menjadi orang yang pernah mengalami mukjizat berarti menjadi orang yang diubah. Itulah yang terjadi pada diriku pada bulan Desember 1993.

Pada bulan itu, aku mulai rajin ke gereja. Sebelumnya, aku jarang ke gereja semenjak masa kanak-kanakku. Tapi, tidak ada seorang pun yang memaksaku sehingga aku rajin pergi ke gereja. Agar aku lebih terlibat di gerejaku yang baru, Gereja Crossroads Baptist, aku bergabung dengan program pelayanan wanita. Agar lebih terlibat di dalamnya, aku membantu acara minum teh tahunan saat Natal secara sukarela.