Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Wanita

Makna Natal

Shalom,

Natal semakin mendekat. Pada saat inilah, pusat-pusat perbelanjaan mulai beraksi dengan memasang dekorasi Natal yang menarik dan memberikan diskon, dan gereja-gereja sibuk mempersiapkan perayaan Natal yang megah dan meriah. Tanpa kecuali, kita pun turut larut dengan segala euforia Natal yang serba meriah dan gemerlap. Natal zaman ini tidak lagi sesederhana dan selugu 2000 tahun yang lalu. Natal telah berubah menjadi perayaan yang meriah dan "genit", lengkap dengan lampu-lampunya yang gemerlap. Zaman dan kemajuan rupanya telah mengubah Natal dari wajah aslinya.

Lalu, di tengah ingar-bingar dan meriahnya Natal saat ini, masihkah kita terpesona untuk mengingat karya kepedulian Allah terhadap umat-Nya yang terjadi dua ribu tahun lalu di sebuah kandang di Betlehem? Masihkah kita memaknai Natal sebagai perayaan atas cinta kasih dan kepedulian Allah pada umat-Nya? Masihkah kita menyiapkan tempat bagi Kristus untuk bertakhta di hati kita? Untuk menyambut Natal, kami telah menyediakan renungan dan artikel Natal untuk Anda. Kasih dan kepedulian Allah kiranya terus mengobarkan semangat Natal yang sesungguhnya di hati kita!

Staf Redaksi e-Wanita,
N. Risanti