Skip to main content

Suara Hati

Menyajikan kisah nyata, kesaksian, dan refleksi dari wanita Kristen yang menolong Anda melihat karya Tuhan di tengah pergumulan dan keseharian hidup.

The Hiding Place

Akhirnya, Gestapo Nazi mengetahui juga adanya tempat persembunyian di dalam rumah keluarga Ten Boom yang digunakan untuk menyembunyikan orang Yahudi yang tengah dikejar-kejar Nazi. Orang-orang Yahudi ini mereka tampung di dalam rumah itu secara rahasia, menunggu kesempatan untuk menyelundupkan mereka ke luar kota, ke daerah yang lebih aman.

Rumania: Vasile

Tidak berapa lama, mereka mendapat kabar bahwa salah seorang anggota gereja telah diciduk dan salinan-salinan khotbah Vasile disita. Mereka juga mengetahui bahwa asisten gembala, sahabat, dan rekan sekerja mereka telah menjadi mata-mata musuh dan mengkhianati Vasile.

SAAT AKU MENERIMA-NYA

Dua tahun yang lalu, saat aku belum menerima Kristus sebagai Juru Selamatku secara pribadi, aku pernah menjalin hubungan dengan seorang yang tidak mengenal-Nya. Sahabat-sahabatku berulang kali memperingatkan aku bahwa terang dan gelap tidak bisa bersatu, namun aku terlalu mencintai pria itu dan tetap menjalin hubungan dengannya.

Wanita Berhati Mulia

Takut akan Tuhan

Meski ia berasal dari sebuah kelompok masyarakat yang paling rendah, Esther (28) memiliki rasa percaya diri yang besar karena ia tahu bahwa Tuhan mengasihinya. Ia telah menjadi pengikut Kristus sejak masih kecil. Ketika berusia delapan belas tahun, ia mengikuti pelatihan bagi hamba-hamba Tuhan dan terus bertumbuh dalam iman. Meski ia tidak bisa menyelesaikan sekolah menengah, Tuhan memakainya untuk melayani keluarga, gereja, dan masyarakat. Ia dan suaminya melayani di sebuah gereja rumah.

Iman R

R adalah seorang wanita Kristen Nigeria yang sungguh-sungguh mengasihi Yesus. Ia seorang janda dan harus mengasuh 18 orang anak asuh, sebelas di antaranya masih sangat kecil. Karena suaminya, M, berpindah agama sebelum ia meninggal dunia, R terpaksa berhadapan dengan hukum agama yang menuntutnya melepaskan sebelas anak asuh yang masih kecil untuk diasuh negara secara iman agama M. Namun sebelum meninggal dunia, suami R memintanya berjanji untuk tetap mengasuh anak-anak dalam iman Kristiani.

R adalah istri pertama M. Keduanya Kristen ketika mereka menikah dan usia pernikahan mereka lebih dari 10 tahun. Namun kurang lebih 20 tahun lalu, M berpindah agama. Ia menikah lagi untuk yang kedua dan ketiga kali. Dari ketiga orang istrinya itu, M memiliki 18 orang anak.

Michelle Price

Michelle Price adalah gadis kecil periang yang senang memanjat pohon, menunggang kuda, bermain ski, bercerita tentang banyak kisah, dan menyanyi. Dengan keluarga Kristen yang mengasihi dia, hidup Michelle seolah tak memiliki sedikit beban pun sampai ia berumur 8 tahun, ketika kaki kanannya mulai terasa sakit dan bengkak.

Ketika Kesederhanaan Menjadi Indah di Tangan Tuhan

Tina, seorang Ibu dari lima anak adalah satu dari kurang lebih 25.000 umat Kristen di salah satu provinsi di Indonesia, yang harus terus berjuang mempertahankan imannya. Mereka yang datang kepada Kristus dari latar belakang agama lain, harus berhadapan dengan tekanan baik dari keluarga maupun dari masyarakat sekitar.

Tahun 2007 lalu, bersama suami dan tiga anaknya, Tina membuka hati bagi Kristus dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Tak lama suaminya meninggal dunia. Datang dari latar belakang keluarga yang sangat sederhana, Tina terpaksa harus mengungsi dan tinggal bersama putrinya yang telah menikah dengan seorang pria dari latar belakang agama lain. Karena perbedaan dan tekanan, akhirnya Tina harus pindah. "Putri-putri saya yang pertama dan kedua tidak menyukai kami karena iman kami berbeda. Mereka mengusir saya dan kedua anak saya yang lain yang masih kecil-kecil."

FB Memulai Sekolah Menjahit

FB, seorang gadis Kristen yang diperkosa berkali-kali dengan brutalnya oleh majikannya karena menolak untuk memeluk "agama lain" dan menikah dengannya, sekarang sedang menjalani pelatihan di sekolah menjahit dekat Lahore yang disponsori oleh KDP. Penyerangan seksual yang dilakukan oleh banyak majikan "agama lain" terhadap gadis-gadis Kristen adalah umum di Pakistan. FB dan gadis Kristen lainnya mengatakan bahwa jika mereka dapat belajar keterampilan menjual sesuatu, mereka tidak dengan terpaksa bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah-rumah orang "agama lain". Dengan demikian, setidaknya mereka akan terhindar dari perlakuan tak bermoral.