Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Wanita

edisi 26 - natal yang tak berkesudahan

Bersyukur edisi-edisi e-Wanita selama 2009 sudah selesai diterbitkan. Kiranya edisi-edisi tersebut bisa menjadi berkat bagi Sahabat Wanita dan semakin menyemangati Sahabat Wanita dalam melayani Tuhan dan sesama. Menyambut tahun 2010, e-Wanita akan tetap menyapa Sahabat Wanita. Pada bulan Januari nanti, redaksi akan menyajikan topik:

- e-Wanita 27: Peran Wanita di Gereja
- e-Wanita 28: Pelayanan Wanita di Gereja

Lebih dari 15 tahun yang lalu, kami menerima sebuah kartu Natal yang lain daripada yang lain. Pesan yang tertulis tidak sama dengan kartu Natal pada umumnya, tetapi mungkin kartu itu mencerminkan semangat Natal yang lebih baik daripada kartu-kartu lainnya. Sejak itu, kartu itu selalu dikeluarkan dari laci dan digantung di papan di dapur setiap tahun. Pada kartu itu tertulis:

"Hana membiarkan hatinya yang remuk memaksa dia untuk datang kepada Tuhan .... Kita yang sedang mengalami berbagai tragedi -- khususnya Anda, para janda -- ketahuilah bahwa tidak ada yang dapat menyembuhkan luka seperti jika kita mendekatkan diri kepada Tuhan." (Eugenia Price)

Ayat:

Yeremia 49:11;

Mazmur 147:3;

Saya selalu menyukai cerita kelahiran Kristus yang ditulis Lukas dan Matius. Akan tetapi, cara Yohanes menuliskan tentang kedatangan-Nya selalu membangkitkan semangat saya. "Pada mulanya adalah Firman ... Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita ...", "Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia" (Yohanes 1:1, 14; 1:4).

"Perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku."
(Lukas 22:19)

Gambar: pengampunan