Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Wanita

edisi - 2 Firman Itu Telah Menjadi Manusia

Maria: Pujian dalam Kesesakan

Diringkas oleh: Novita Yuniarti

Pada bulan keenam, Maria tiba-tiba dikunjungi oleh malaikat Gabriel yang menyampaikan sebuah pesan Allah untuknya, bahwa ia akan mengandung dan melahirkan seorang anak yang akan disebut sebagai Mesias. Pesan itu sungguh sangat membingungkannya, mengingat kondisinya saat itu belum bersuami. Namun, Maria tetap mengambil sebuah keputusan untuk tetap taat dan memercayai perkataan Allah.

Saat kami menyantap makan malam sembari membaca kalender adven, tokoh orang Majus hampir tiba di kota Bethlehem. Kini giliran Sanna yang berusia 15 tahun untuk membaca dengan suara nyaring, namun pikirannya melayang-layang sehingga ketiga orang Majus tersebut sepertinya tidak bisa sampai ke palungan di kandang domba secepatnya. Gigi saya bergemeretak saat adik laki-lakinya, Jonathan, menatap Sanna dengan wajah lucu, penuh rasa kemenangan melihat Sanna kehilangan konsentrasi dan tertawa terkekeh-kekeh. Laura, anak kami yang berusia 17 tahun, terlihat acuh tak acuh, mengunyah makanannya dengan santai.

"Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita." (Yohanes 1:14)

Yesus adalah Allah dalam wujud manusia. Dengan datang ke dalam dunia, Dia menyatakan Bapa Surgawi kepada kita. Itulah yang dimaksud oleh Yohanes ketika dia mengatakan bahwa "Firman itu telah menjadi manusia".