Skip to main content

Febe

Febe adalah seorang wanita yang melayani jemaat di Kengkrea dengan tugas mengantarkan surat Rasul Paulus ke Roma, meskipun perjalanan tersebut berbahaya. Ia melayani dengan penuh dedikasi, menganggap setiap orang sebagai saudara, dan berharap dapat memberikan pengaruh positif melalui pelayanannya. Meskipun tidak dilengkapi informasi lebih lanjut mengenai kehidupannya, Febe menjadi teladan bagi wanita yang mengabdikan hidup untuk melayani Tuhan dan jemaat-Nya.

  • Febe
  • melayani jemaat
  • tugas menyampaikan surat
  • perjalanan berbahaya
  • hati seorang hamba
  • contoh bagi wanita
  • melayani Tuhan
  • Febe melayani jemaat di Kengkrea dan menyampaikan surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma.
  • Melakukan perjalanan panjang dan berbahaya sebagai bagian dari tugasnya.
  • Memiliki semangat melayani, memperlakukan setiap orang sebagai saudara.
  • Aktif dalam pelayanan Kristen di tengah pertumbuhan iman yang cepat dalam berbagai budaya.
  • Walaupun tidak memiliki suami, Febe tidak merasa kesepian dan tetap fokus pada tugasnya.
  • Peran dan pengorbanan Febe dalam melayani jemaat tidak dijelaskan dalam Alkitab, tetapi penting untuk dikemukakan.
  • Fokus utama Febe adalah melayani Tuhan dan mendukung pelayanan Rasul Paulus.
  • Febe menjadi contoh bagi wanita yang mengabdikan hidupnya untuk Tuhan dan jemaat.

Diringkas oleh: Novita Yuniarti

Febe adalah seorang wanita yang melayani jemaat di Kengkrea. Tugasnya adalah menyampaikan surat yang ditulis oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Roma. Karena tugas inilah, ia sering melakukan perjalanan yang cukup panjang dan berbahaya. Namun, di balik semua keadaan ini, Febe sadar betul akan tugasnya. Dan dengan tugas ini, Febe memiliki banyak kesempatan untuk mengunjungi negara lain dan bertemu dengan orang Kristen di negara yang ia kunjungi.

Dalam melaksanakan tugasnya, ia selalu memiliki hati seorang hamba. Ia melayani setiap orang dengan tulus dan ia menganggap setiap orang yang ia jumpai sebagai saudaranya. Ia adalah seseorang yang melayani orang percaya ketika kekristenen sedang bertumbuh dengan pesat dalam budaya yang berbeda.

Meskipun Febe tidak memiliki suami, namun ia tidak pernah merasa kesepian. Alkitab tidak pernah menceritakan bagaimana Febe menemukan imannya di dalam Kristus. Kita juga tidak pernah tahu apa yang ia lakukan ketika ia menolong orang lain. Apakah ia merelakan rumahnya untuk dijadikan sebagai tempat ibadah, seperti yang dilakukan oleh Lidia dan Priskila. Atau apakah ia memberikan uang dan harta benda yang ia miliki untuk menolong orang lain? Pertanyaan-pertanyaan ini tidak memiliki jawaban yang pasti dan hal ini bukan merupakan hal yang penting. Yang Alkitab ceritakan adalah bahwa Febe ialah seorang yang melakukan bermacam-macam tugas dalam melayani jemaat Tuhan. Banyak hal yang telah ia korbankan karena tugas ini. Bagaimanapun, Febe melakukan tugas-tugas yang istimewa -- sebagai seorang wanita yang membantu melayani di rumah Tuhan -- dan tugas utamanya adalah melayani jemaat Tuhan, dan membantu serta menopang pelayanan yang dilakukan oleh Rasul Paulus. Febe selalu berharap ia dapat menjadi seseorang yang dapat memberikan pengaruh yang baik. Karena visi dan imannya kepada Kristus, ia memberikan seluruh hidupnya untuk melayani Tuhan dan sesama. Febe telah menjadi contoh bagi setiap wanita yang telah menyerahkan seluruh kehidupannya untuk melayani Tuhan dan jemaat-Nya. (t/Novi)

Diterjemahkan dan diringkas dari:

Judul buku : Her Name Is Woman
Judul arikel : Phoebe, a Single Woman who Possessed the Antidote to Loneliness
Penulis : Gien Karssen
Penerbit : Navpress, A Ministry of Navigators, Colorado 1978
Halaman : 227 -- 232
Tipe Bahan
Kolom e-Wanita