Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Wanita

Haruskah Saya Bertahan dalam Pekerjaan yang Menghancurkan Jiwa Saya?

Saya telah menjadi RN (Registered Nurse/Perawat terdaftar - Red.) di departemen medis dari sebuah penjara yang berpenghuni 400 orang selama delapan tahun. Pada tahun lalu, keadaan menjadi lebih sulit — narapidana yang menggunakan program narkoba semakin mengancam, jumlah staf berkurang, dan jam lembur wajib bertambah sementara waktu liburan sering kali ditolak. Saya dulu tahu Allah menyuruh saya di sini untuk tujuan-Nya, tetapi sekarang saya tidak yakin. Saya sangat peduli dengan populasi yang kurang terlayani ini dan telah melihat Allah melakukan hal-hal yang luar biasa, tetapi saya bergumul dengan semangat yang hancur. Pada usia saya, pekerjaan tidak datang dengan mudah, dan pikiran untuk menemukan yang lain melelahkan saya hanya dengan memikirkannya. Apa yang harus saya lakukan?

Gambar: Mendisiplin anak

Mencari kehendak Allah dalam situasi tertentu bisa jadi sulit, terutama jika itu melibatkan keputusan pribadi seperti hubungan dan pekerjaan. Keputusan ini memiliki konsekuensi jangka panjang; kita tidak ingin sembarangan. Syukurlah, Allah tidak meninggalkan kita tanpa nasihat.

Sebelum saya memaparkan perspektif alkitabiah yang mungkin memberikan beberapa hikmat praktis, saya ingin memuji Anda atas sejumlah hal yang telah Anda lakukan untuk mengintegrasikan iman Kristen Anda ke dalam perjalanan karier Anda.

Allah Telah Melakukan Hal-Hal Luar Biasa

Anda berada di jalan yang sulit sekarang. Kekhawatiran Anda — potensi kekerasan dan peningkatan jumlah lembur — bisa dibenarkan. Ini adalah tantangan yang nyata, tanpa jawaban yang mudah.

Di sisi lain, bertahun-tahun yang lalu Anda memilih untuk mengejar gelar di bidang keperawatan. Itu juga bukan jalan yang mudah. Iman Anda kepada Allah pasti memainkan peran besar dalam keputusan itu, dan Anda, tidak diragukan lagi, harus bergantung pada-Nya untuk melewatinya. Profesi Anda ditandai dengan kerendahan hati yang Yesus tunjukkan saat Dia membasuh kaki murid-murid-Nya. Anda memiliki hati seorang hamba.

Anda bilang Anda "dulu tahu Allah menyuruh saya di sini untuk tujuan-Nya." Itu adalah fondasi penting dalam teologi kerja — mengetahui bahwa Allah akan bekerja di dalam dan melalui Anda untuk mengasihi sesama Anda. Ada tujuan dalam situasi Anda, bahkan sekarang.

Anda menceritakan bahwa Anda "sangat peduli terhadap populasi yang kurang terlayani ini". Ini menunjukkan hati yang penuh kasih yang telah berkembang saat Anda mulai memahami bagaimana Allah memiliki belas kasihan pada Anda. Anda juga "melihat Tuhan melakukan hal-hal yang luar biasa" dalam pekerjaan, yang memberi tahu saya bahwa Anda telah menjalani karier Anda dengan iman, melihat bukti kehadiran-Nya dalam pekerjaan Anda.

Apa Kata Alkitab?

Nasihat Paulus kepada gereja di Korintus — tentang apakah orang harus berganti karier ketika mereka diselamatkan — mungkin dapat diterapkan pada situasi Anda. Dalam 1 Korintus 7:21, Paulus mengajarkan: "Jika kamu juga dapat menjadi orang merdeka, lebih baik gunakanlah kesempatan itu."

Kita tidak terjebak dalam pekerjaan seumur hidup. Beberapa pekerjaan atau karier hanya dimaksudkan untuk satu musim. Bahkan, jika pekerjaan Anda adalah satu panggilan Allah untuk Anda, Dia mungkin sekarang memanggil Anda ke arah yang berbeda, untuk kebaikan Anda dan untuk kemuliaan-Nya.

Kita bebas di dalam Kristus untuk mencari pekerjaan dan membuat keputusan bijak yang dipimpin oleh Roh ketika sebuah pekerjaan ditawarkan.

Ini sesuai dengan pengambilan keputusan Paulus dalam Kisah Para Rasul 13-20, karena dia mempertimbangkan pilihannya dalam mengejar misinya untuk mengkhotbahkan Injil kepada orang bukan Yahudi di Asia Kecil. Ada saat-saat langka ketika Roh Kudus berbicara kepadanya secara langsung atau dia menerima sederetan perintah dalam mimpi. Akan tetapi, seringkali dia hanya memutuskan untuk pergi ke kota tertentu, lalu ke kota lain, dan kemudian ke kota lain. Kita bebas di dalam Kristus untuk mencari pekerjaan dan untuk membuat keputusan bijak yang dipimpin oleh Roh ketika sebuah pekerjaan ditawarkan.

Ide tentang kepuasan, yang disorot dalam Filipi 4:11, juga berlaku di sini. Kita, seperti Paulus, dapat belajar untuk merasa cukup dalam situasi apa pun. Namun, ini bukan berarti kita tidak dapat mengambil tindakan untuk memperbaiki situasi jika kita mampu. Ini tentu bukan berarti bahwa kita tidak mencari pengobatan ketika kita sakit, bahwa kita tidak menempatkan diri kita di luar sana ketika kita sedang mencari jodoh, atau bahwa kita tidak seharusnya mencari Allah untuk menyediakan sarana alternatif pekerjaan ketika pekerjaan kita menjadi tak tertahankan.

Apa yang bisa Anda lakukan?

Allah mungkin mengubah keadaan Anda, atau Dia mungkin mengubah Anda. Apa pun yang terjadi, Dia bekerja demi Anda karena Dia selalu setia kepada anak-anak-Nya.
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. WhatsApp
  4. Telegram

Lihatlah semua pilihan Anda. Adakah peluang untuk beralih ke peran pengawas dengan lebih sedikit kontak langsung dengan pasien ini? Apakah ada fasilitas serupa di dekatnya yang mungkin lebih terkendali? Apakah ada bidang keperawatan lain yang Anda pertimbangkan untuk dimasuki? Apakah Anda tertarik untuk mengejar gelar pascasarjana yang mungkin membuka pintu ke lingkungan kerja lain di mana Anda masih bisa membuat perbedaan (mungkin mengajar)?

Perhatikan ketidakpuasan suci yang Anda rasakan — Allah mungkin sedang mempersiapkan Anda untuk memulai babak lain dalam hidup Anda. Dan ingat: jika Anda memutuskan untuk pergi, Allah akan menyertai Anda. Jika Anda tinggal, Dia akan bersama Anda. Dia mungkin mengubah keadaan Anda, atau Dia mungkin mengubah Anda. Apa pun yang terjadi, Dia bekerja demi Anda karena Dia selalu setia kepada anak-anak-Nya.

Sangat penting untuk menggunakan waktu merenungkan sifat-sifat Allah, terutama kuasa-Nya untuk memberi Anda kekuatan untuk bertahan dan kemampuan-Nya untuk menyelamatkan Anda dari keterikatan. Pujilah Dia di tengah pencobaan ini dan mintalah hikmat dan rahmat saat Anda menavigasi itu. Berserah sepenuhnya pada ketuhanan Kristus. Percayai Dia dan biarkan Dia memimpin. (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:
Nama situs : The Gospel Coalition
URL : https://www.thegospelcoalition.org/article/remain-in-a-job-crushes-spirit/
Judul asli artikel : Should I Remain in a Job That Crushes My Spirit?
Penulis artikel : Russ Gehrlein

Tipe Bahan: 
kategori: 

Komentar