Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Wanita

SUARA WANITA

Shalom,

Kita semua pasti mengharapkan Tuhan memberikan apa pun yang kita minta. Hal ini tidaklah salah karena pada dasarnya manusia pasti mengharapkan sesuatu yang terbaik. Namun, kita juga harus mengingat bahwa tidak semua yang kita minta, pasti dikabulkan Tuhan. Apa yang menjadi alasan Tuhan saat mengabulkan (atau tidak) apa yang kita pergumulkan? Pada dasarnya tidak ada orang yang tahu jawabannya. Karena itu adalah kedaulatan mutlak yang Allah miliki. Yang dapat kita lakukan adalah meletakkan semua pergumulan kita di bawah kaki-Nya. Kita juga harus percaya bahwa Tuhan akan memberikan jawaban yang terbaik buat kita. Memahami apa yang menjadi kehendak-Nya dan taat terhadap perintah-Nya adalah lebih baik -- meskipun mungkin tidak seperti yang kita harapkan -- daripada melangkah sendiri menurut apa yang kita kehendaki.

http://sabda.org/publikasi/e-wanita/012

Shalom,

Menunggu adalah hal yang sangat membosankan. Namun, dalam banyak hal yang terjadi dalam hidup ini, Tuhan justru menggunakan cara yang satu ini -- menunggu -- untuk memproses kehidupan kita. Salah satunya adalah dalam hal pasangan hidup. Ia mengizinkan Anda untuk "menunggu" dengan tujuan untuk mempersiapkan Anda bertemu dengan orang yang tepat yang telah Ia persiapkan untuk Anda.

Meski demikian, pada kenyataannya, banyak orang yang enggan mengikuti proses ini dan enggan melibatkan Tuhan. Dan yang lebih parah lagi, kebanyakan orang menilai seseorang dari penampilan fisiknya saja, dan jika di antara mereka terdapat rasa saling mencintai, itu sudah cukup, serta beranggapan, "Ya, ini adalah jodoh saya."

Padahal, perasaan ini saja tidaklah cukup. Ada hal lain yang perlu Anda pertimbangkan, yaitu "Apakah orang yang Anda cintai memiliki visi yang sama dengan Anda?" Jika ia memiliki visi yang berbeda dengan Anda, Anda perlu memikirkan ulang hubungan yang sudah Anda jalani selama ini. Dan jika Anda belum mengetahui jawabannya, sebaiknya Anda menguji dan menggumulinya di hadapan Tuhan, minta agar Tuhan memberikan hikmat kepada Anda, sehingga nantinya Anda dapat mengambil keputusan yang bijaksana. Jadi, tetaplah percaya dan berpengharapan pada Dia, karena Ia tahu kapan waktu yang tepat untuk mempertemukan Anda dengan orang yang telah Ia persiapkan untuk Anda.

Tuhan memberkati!

Staf Redaksi e-Wanita,
Novita Yuniarti

Shalom,

Bagaimana dengan perayaan Paskah yang telah Anda lalui? Kami yakin pasti ada banyak berkat yang semakin menguatkan iman percaya kita kepada Kristus, sang Juru Selamat. Masih dalam suasana Paskah, kami ingin mengajak Anda merenungkan makna hubungan kematian Yesus dan penebusan dosa kita dalam kolom Renungan Wanita.

Melengkapi bahan-bahan mengenai karier dalam edisi sebelumnya, kami mengajak Anda mengenal tokoh Maria dari Betania dan saudarinya, Martha, dalam pelayanan mereka. Kiranya melalui artikel tersebut, Sahabat Wanita lebih memahami peran wanita bekerja dalam kehidupan mereka dan dalam Kristus.

Semoga sajian e-Wanita dapat menambah lebih banyak lagi wawasan Anda tentang dunia kerja dan wanita. Selamat membaca dan Tuhan memberkati.

Teriring salam dan doa,
Yohanna Prita Amelia
Pemimpin Redaksi e-Wanita

Shalom,

Apa kabar Sahabat Wanita? Sebentar lagi kita merayakan suatu peristiwa yang sangat istimewa, sebuah peristiwa yang begitu penting dalam hidup kita, di mana melaluinya kita diselamatkan dan beroleh hidup yang kekal, apalagi kalau bukan peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus. Karena itu, dalam rangka menyambutnya, edisi e-Wanita minggu ini mengusung sebuah renungan yang kami harap dapat membawa kita mengerti lebih dalam lagi akan penderitaan dan kebangkitan-Nya. Kiranya menjadi berkat!

Selain itu, karena ini bulan April, kita juga akan memperingati hari Kartini pada 21 April mendatang. Sebuah hari yang juga istimewa karena hari itu merupakan peringatan kebangkitan kesetaraan wanita Indonesia dengan kaum pria. Simaklah artikel yang kami sajikan dalam kolom Dunia Wanita dan juga Wawasan Wanita untuk melihat bagaimana setiap wanita Kristen dapat bertanggung jawab atas kebebasan berkarier yang telah Tuhan berikan melalui Ibu Kartini. Semoga sajian-sajian ini bisa menambah pengetahuan Anda dan semakin memantapkan langkah Anda, baik di dalam Tuhan maupun karier. Selamat membaca dan Tuhan memberkati.

Teriring salam dan doa,
Yohanna Prita Amelia
Pemimpin redaksi e-Wanita

Shalom,

Masih soal gaya hidup wanita zaman ini, minggu ini kita akan belajar bagaimana melawan gaya hidup konsumtif dengan lebih bijaksana. Dibuka dengan sebuah renungan pendek mengenai hidup sederhana, Anda akan kami bawa ke dalam artikel utama yang mengajak kita untuk belajar melawan konsumerisme dari Paulus. Rasul yang telah mengalami masa-masa yang berkelimpahan materi maupun sulit ini menekankan memiliki segala-galanya bukan jaminan kepuasan hidup. Kalau begitu, apakah yang dapat memberikan kita kepuasan tanpa harus menjadi konsumtif? Dapatkan jawabannya dalam edisi ini.

Tidak seperti biasanya, dalam edisi ini kita akan belajar dari seorang wanita dalam Alkitab yang dikenal tidak memiliki gaya hidup yang baik, bahkan tidak berkenan di hadapan Allah, yaitu Izebel. Peristiwa-peristiwa apa saja yang akhirnya menimpa kehidupan Izebel sebagai ganjaran atas ketidaktaatannya pada Allah dan apa yang dapat kita pelajari dari hal itu? Simaklah Potret Wanita bulan ini. Kiranya seluruh sajian ini terus mengingatkan kita betapa Tuhan selalu mengasihi kita, bahkan ketika kita mulai jauh dari-Nya. Selamat membaca dan Tuhan memberkati.

Teriring salam dan doa,
Yohanna Prita Amelia
Pemimpin Redaksi e-Wanita

Shalom,

Tidak dapat dimungkiri bahwa saat ini kita hidup di dunia yang tidak lepas dari benda yang bernama uang. Sebuah nominal yang terdiri dari sederet angka yang menunjukkan besaran nilai tertentu. Kepungan nilai-nilai duniawi yang keras, kadang membuat kita lupa ada beberapa hal yang tidak dapat kita beli dengan uang, misalnya kebijaksanaan, kesehatan, dan terutama keselamatan kita yang ditebus melalui Yesus Kristus.

Bulan ini, e-Wanita akan mengajak Sahabat Wanita sekalian untuk menyikapi gaya hidup modern yang selama ini telah menggerus nilai-nilai kekristenan kita. Dua edisi e-Wanita bulan Maret akan membahas tentang materialisme dan konsumerisme, terutama bagaimana seharusnya kita menggunakan prinsip-prinsip firman Tuhan dalam menyikapi kedua hal tersebut. Tuhan memberkati.

Teriring salam dan doa,
Yohanna Prita Amelia
Pimpinan Redaksi e-Wanita

Shalom,

Banyak orang yang mengira bahwa dekat dengan Allah itu sulit. Hanya orang-orang dengan profesi khusus saja -- misalnya pendeta, diaken, penatua, pelayan mimbar, dll. -- yang bisa dekat dan memiliki hubungan intim dengan-Nya. Pikiran itu tidak benar. Allah justru menginginkan setiap orang bisa dekat dengan-Nya. Kita semua dapat memiliki hubungan yang intim dengan Allah.

Shalom,

Hari Kasih Sayang yang jatuh pada tanggal 14 Februari selalu membuat bulan Februari identik sebagai bulan Kasih Sayang. Walau perayaan ini bukan berasal dari negara kita, namun tidak jarang beberapa orang memanfaatkan momen ini untuk menunjukkan rasa cinta kasih mereka pada orang yang dikasihi, misalnya orang tua, kekasih, teman, atau saudara.

Salam kasih,

Masih dalam suasana bulan kasih sayang, e-Wanita kembali hadir dengan menyuguhkan topik seputar kasih. Bila pada edisi lalu Pembaca diajak untuk mengasihi Tuhan melalui firman-Nya, maka untuk melengkapinya, edisi ini mengajak Sahabat Wanita sekalian untuk mengasihi sesama. Ya, bila kita mengatakan bahwa kita mengasihi Tuhan, berarti kita pun juga harus mengasihi sesama kita.

Pages