Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Wanita

edisi 16 - menjadi teladan doa

Sahabat Wanita yang setia jangan lupa membaca edisi e-Wanita bulan Agustus dengan topik Kepemimpinan. Adapun temanya adalah:

- e-Wanita 17: Kepemimpinan Yesus

- e-Wanita 18: Saat Wanita Menjadi Pemimpin

Kami juga mengajak Pelanggan dan Pembaca e-Wanita sekalian untuk mengirimkan cerita, kesaksian, dan pokok doa. Kiriman Anda akan kami publikasikan setiap bulannya melalui kolom Surat Anda, supaya menjadi berkat bagi orang lain. Kami tunggu e-mail Anda di meja redaksi yang beralamat di:

==> wanita(at)sabda.org

Selamat melayani, Tuhan memberkati!

Ibu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, hidup pada zaman Yesus. Anak-anaknya satu generasi dengan Tuhan kita. Ketiganya menjadi pengikut Yesus. Malahan, ibu ini adalah salah satu dari perempuan-perempuan yang mencukupi keperluan Tuhan kita. Namanya adalah Salome (Matius 27:56; Markus 15:40-41; Markus 16:1). Injil Tuhan tentang kerajaan surga sangat mengesankan Salome, begitu pula anak-anaknya. Seperti hampir semua orang, ia tengah menunggu-nunggu kedatangan Mesias, Raja Penyelamat, untuk membebaskan tanah yang sekarang disebut Palestina dari kekuasaan Romawi.

Kelihatannya memang mudah bagi kita untuk mengajarkan sesuatu kepada anak-anak kita apabila kita melakukannya dengan kontinu. Namun demikian, mentoring mengandung makna yang lebih dalam. Memang benar bahwa kita harus dengan sepenuh hati mengajar dan memberikan teladan sepanjang hari. Namun, kita tidak boleh lupa bahwa kita harus melakukannya sepanjang hari. Mengajarkan sesuatu kepada anak-anak kita sementara kita tidak siap untuk itu menjadikan mereka semakin sulit untuk dikendalikan. Hal ini patut digarisbawahi.

Acuan: Keluaran 13:3-10, 14-16

"Pada hari itu harus kauberitahukan kepada anakmu laki-laki: Ibadah ini adalah karena mengingat apa yang dibuat Tuhan kepadaku." (Keluaran 13:8)

Shalom,

Menjadi orang tua tidaklah mudah, karena mereka "dituntut" untuk menjadi teladan yang baik bagi anak-anak mereka. Hal ini bukan hal yang mudah karena sebagai orang tua, kita hanyalah manusia biasa yang memiliki kelamahan dan kelebihan.

Publikasi e-Wanita edisi 16 secara khusus membahas beberapa hal yang berkenaan tentang bagaimana memberi teladan bagi anak-anak. Dalam renungan berjudul "Menjadi Orang Tua yang Berhasil", kita diajarkan untuk selalu memberi pengaruh yang positif bagi anak-anak kita ketimbang menjadi orang tua yang penuntut. Kemudian, melanjutkan topik edisi sebelumnya, kami ingin mengajak Anda untuk memberikan teladan doa kepada anak-anak sejak usia dini melalui kolom artikel yang berjudul "Teladanilah Sikap yang Benar Terhadap Doa". Sedangkan dalam kolom Potret Wanita, kami ingin mengajak Anda mengenal seorang ibu -- Salome, yang secara luar biasa telah membawa kedua anaknya kepada Kristus. Kami berharap Anda bisa belajar banyak dari sosok ibu yang satu ini. Kiranya seluruh sajian dalam edisi ini menggugah kita untuk selalu bersukacita dalam menjalani tugas yang sulit ini, yaitu menjadi teladan bagi anak-anak kita. Tuhan memberkati.