Skip to main content

Blog

Kuasa dan Kemurahan Tuhan Yesus

Rencana Tuhan berbeda dengan rencana manusia. Inilah yang saya alami. Saya dan suami memutuskan untuk memiliki dua anak saja. Tetapi pada tahun 1998, saya melahirkan anak ketiga. Melalui kehamilan anak yang ketiga ini, ternyata Tuhan menunjukkan kuasa-Nya yang ajaib. Selama ini, keadaan tubuh saya tidak ada yang mencurigakan. Setiap kali melakukan "pap smear" [metode screening ginekologi untuk mendeteksi kanker rahim yang disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV, Red.] hasilnya selalu baik.

Submitted by admin on

Wanita Karier dan Ibu Rumah Tangga

Dua sahabat, lama tak jumpa, suatu hari bertemu. Yang satu menjadi ibu rumah tangga, satunya lagi wanita karier. Setelah bernostalgia sejenak, mereka menanyakan pekerjaan masing-masing.

"Enak ya kerja di kantor, bisa cari uang sendiri, tak tergantung suami," kata ibu rumah tangga dengan nada agak iri.

"Justru kamu lebih enak. Tak perlu bekerja, semua dicukupi suami, bisa menikmati enaknya tinggal di rumah," sanggah wanita karier.

"Tapi, di kantor kan pergaulanmu lebih luas. Lagi pula ada acara makan siang bersama rekan dan atasan," bantah ibu rumah tangga.

"Di rumah kamu bisa menikmati saat-saat indah bersama anak-anak, bukan?" gerutu wanita karier. "Yah, sebaliknya di kantor kamu lebih terpandang: ikut rapat, pelatihan, dan diskusi dengan para eksekutif," sela ibu rumah tangga.

Submitted by admin on

Natal Terakhir Bagi Ibu

Kami tinggal di daerah pertanian di Pegunungan Virginia, dan ibu saya sudah bertahun-tahun tinggal bersama kami. Tetapi suatu pagi waktu ibu bangun, ia lupa segalanya. Bertahun-tahun sesudah itu keadaannya semakin memburuk. Kemampuannya untuk berkomunikasi dengan orang lain sudah sirna. Saya tidak berdaya menghadapi keadaannya, sepertinya ia tidak lagi menjadi bagian dari kami. Bagi saya, rasanya ia juga tidak lagi menjadi milik Allah.

Submitted by admin on

Mengalami Kasih Setia Tuhan di Tengah Penderitaan -- Sebuah Cerita dari SB, Pakistan

Dinodai, diculik, dijual dalam sebuah perkawinan, bahkan diancam untuk dibunuh. Semua itu adalah sebuah mimpi buruk yang mengerikan bagi seorang perempuan. SB, seorang Kristen di Pakistan yang berusia 40 tahun, harus mengalami penderitaan tersebut sebagai konsekuensi atas iman percayanya kepada Kristus.

Submitted by admin on

Sebuah Hadiah Untuk Antonio

Ia berjalan takut-takut menaiki tangga depan, seorang anak yang sangat kecil dan kotor, pakaiannya compang-camping, tidak bersepatu, dengan sebuah kotak sepatu kotor yang terikat pada tali kulit tergantung di bahunya. Ia terlihat sangat kecil -- hanya sedikit lebih besar dari anak saya yang berusia 5 tahun. Ia berusaha menggapai bel pintu. Saya memerhatikan saat pembantu saya yang berkewarganegaraan Honduras dan bertubuh besar membukakan pintu.

Submitted by admin on

In Loving Memory Ratna Bangun (1966 - 2010)

"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman." (2 Timotius 4:7)

Tanggal 26 Juli 2010, pukul 10.30 malam, Ibu Ratna Bangun meninggal dunia karena sakit lupus yang dideritanya. Ibu Ratna meninggal di rumah sakit. Suaminya, Bapak Sembiring dan kedua putra mereka, Joshua (11) dan Nathan (6) melepas jenazah Ibu Ratna untuk dimakamkan pada tanggal 28 Juli 2010 di Haurgeulis, kota asal mereka.

Submitted by admin on