Skip to main content

WOMEN TO WOMEN -- A MINISTRY OF OPEN DOORS

Kesetiaan Tuhan bagi Kemi dari Nigeria

Peristiwa yang pernah menimpa Kemi, ibu dari Lima, telah meninggalkan kesedihan yang mendalam. Berawal pada tahun 2011, ketika sekelompok ekstremis yang tidak rela menerima hasil akhir dari pemilihan umum yang telah berlangsung di kota Jos. Mereka melakukan tindakan anarkis dengan membunuh orang Kristen dan menghancurkan semua bangunan dan harta benda mereka. Dalam peristiwa itu, Kemi sekeluarga tidak dapat melarikan diri. Para pesuruh datang menghancurkan segala kepunyaannya.

Korea Utara -- 48 Jam yang Paling Penting dari Kehidupan Mereka

Begitu pintu terbuka, jam mulai berdetak. Rekan OD (Open Doors), Sun-Hi, selalu sadar akan waktu. Dia terus-menerus sibuk menemui pengungsi Korea Utara di China. Salah seorang yang ditemuinya telah menunjukkan minat kepada iman Kristen, tetapi dia hanya memiliki 48 jam sebelum ia harus pergi ke orang berikutnya. Dua hari yang dapat mengubah hidup mereka dan menentukan apakah gereja Korea Utara dapat menyambut anggota baru, atau akan hilang untuk selamanya.

Kesabaran dan Kelembutan Hati Seorang Istri yang Teraniaya

Mavluda (nama samaran) mengenal Kristus dan menjadi pengikut-Nya lebih dari dua tahun lalu sejak ia masih tinggal di kampung halamannya di Tajikistan. Awalnya, semua berjalan dengan baik. Suami Mavluda mengizinkannya beribadah setiap minggu di gereja setempat. Akan tetapi, setelah beberapa lama, suaminya mengubah pendiriannya dan melarang Mavluda beribadah di gereja.