Anugerah Kristus Bagi "S" Di Iran

S, seorang perempuan dari Iran, adalah pengikut Kristus yang berlatar belakang agama lain. Beberapa tahun lalu, ia mengalami perampokan dan penembakan yang menyebabkan lehernya berlubang. Vonis medis pun menetapkan ia tidak akan bertahan hidup. Tuhan memberikan anugerah pemulihan kepada S -- fisik maupun spiritual, bahkan di tengah ketidakmungkinan yang dilihat dari mata manusia. Anugerah-anugerah Tuhan justru datang melalui cara-cara yang mengherankan dan tidak terduga. Berikut ini, sekelumit kisahnya.

"Saya menghabiskan waktu berjam-jam di dalam ruang bedah," kenang S. "Namun, para dokter tetap gagal menutup lubang di leher saya -- tim medis angkat tangan, mereka mengatakan bahwa mereka tidak dapat menyembuhkan luka saya. Oleh karena itu, di tengah ketakutan dan keputusasaan, saya terus berdoa kepada Tuhan. Sampai pada suatu pagi, saat dokter hendak mengganti perban saya, saya melihat mereka sangat terkejut! Lubang di leher saya telah sembuh! Para dokter bertanya kepada saya, obat apa yang saya minum? Pengobatan apa yang saya jalani? Saya hanya dapat berkata dengan bangga, 'Saya hanya berdoa kepada Tuhan, Tuhan saya adalah Juru Selamat yang hidup.'"

Sebagai umat Kristen yang belum dibaptis, S telah lama berdoa dan bergumul untuk bisa mendapatkan baptisan. Tuhan pun menjawab kerinduannya, Tuhan membukakan jalan bagi S untuk menerima baptisan. "Saya telah menanti baptisan selama 3 tahun. Pembaptisan ini sangat berarti untuk saya."

Sangat sulit untuk menjadi seorang Kristen di negara ini. Mereka disiksa, dipenjara, didiskriminasi, dan diasingkan. Teruslah berdoa untuk S dan perempuan-perempuan lain di Iran yang terus bertahan hidup untuk Kristus. Doakan juga agar S yang lain dapat membuka hati dan menyerahkan segala kekhawatiran dan harapannya kepada Kristus.

Diambil dari:

Judul buletin : Frontline Faith, Mei -- Juni 2012
Penulis : Tidak dicantumkan
Penerbit : Yayasan Open Doors Indonesia, 2012
Halaman : 8

Komentar