TOKOH

Wanita yang Menjadi Misionaris Kristen Pertama

Referensi Alkitab: Lukas 2:36-38

Arti nama: Kemurahan hati, atau anugerah. Nama Hana (atau Anna di beberapa versi terjemahan) sama dengan nama Hana di Perjanjian Lama, dan adalah nama Fenisia yang digunakan oleh Virgil untuk saudara perempuan Dido, Ratu Carthage.

Sebagian besar sejarawan menetapkan waktu awal gerakan hak-hak sipil modern di Amerika Serikat pada tanggal 1 Desember 1955. Itu adalah hari ketika seorang penjahit tak dikenal di Montgomery, Alabama, menolak untuk menyerahkan kursinya di bis kepada penumpang kulit putih.

Alkitab memberikan kepada orang Kristen banyak contoh orang beriman, yang dari mereka kita dapat belajar dan dikuatkan. Salah satu contoh yang paling luar biasa adalah Ratu Ester.

Ditulis oleh: N. Risanti

Apakah Anda mengenal seseorang yang tidak memenuhi standar dunia dalam hal kecantikan, tetapi Anda melihatnya sebagai seorang wanita yang cantik dan simpatik? Dulu, saya menganggap kecantikan fisik adalah sesuatu yang sudah berasal "dari sananya", dan beruntunglah orang yang dikaruniai anugerah tersebut semenjak lahir. Namun, saya harus mengoreksi kembali pemikiran tersebut karena kemudian saya menjumpai wanita-wanita yang dalam standar dunia adalah tidak cantik, tetapi begitu menarik dan menyenangkan untuk dilihat.

Sebuah topik yang menarik. Kisah ini bercerita tentang seorang wanita yang berada di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, dengan hati yang tepat, dan dengan perilaku yang tepat pula. Tuhan sanggup melakukan perkara-perkara yang ajaib melalui pria dan wanita yang senang mencari Dia, mengikuti Dia, dan menaati visi-Nya. Kita hanya dibatasi oleh sempitnya visi kita. Jika kita mendapatkan visi dari Tuhan, visi itu tidak terbatas karena Dia tidak terbatas.

"Hal terpenting bukanlah seberapa lama kita hidup, tetapi apa yang kita lakukan dengan hidup yang kita miliki itulah yang terpenting." Begitulah kata-kata Evangeline Cory Booth. Wanita yang sungguh-sungguh menggunakan waktu hidupnya untuk hal-hal yang bernilai ini meninggal pada tanggal 17 Juli 1950 dalam usia 85 tahun.

Di dalam Kitab Injil kita membaca bagaimana Maria Magdalena pergi hendak mengurapi tubuh Yesus dengan rempah-rempah. Saat itu masih dinihari sebelum fajar. Maria sudah pergi ke tempat kubur lebih dini, dimana Yusuf dan Nikodemus membaringkan mayat Yesus di dalamnya. Ia heran, karena batu sudah terguling dari pintu, dan Yesus hilang. Kebingungan, ia lari menuju Simon Petrus dan Yohanes dan memberitahukannya. Memang benar: yang tersisa dalam kubur hanya kain linen yang membungkus tubuh Yesus. Mayat Yesus sudah tidak ada.

Kisah Maria ditemukan pada Perjanjian Baru dan berbagai catatan Apokrif (kitab Yahudi dan Kristen purba yang tidak termasuk dalam daftar kanon – Red), tetapi masih banyak rincian hidupnya yang masih samar-samar. Sebagai seorang gadis Yahudi yang saleh yang merupakan putri dari Hana dan Yoakhim, Maria (atau Mariam dalam Bahasa Yahudi-Aram) menghabiskan masa kecilnya di Bait Allah (tertutup kemungkinan, karena Bait Allah adalah benteng laki-laki pada saat-saat patriarkal tepat sebelum periode awal Kekristenan).

Corrie Ten Boom lahir pada tahun 1892, sebuah keluarga Reformasi iman Belanda di Belanda. Bahkan sebelum pendudukan Jerman di Belanda selama Perang Dunia II, keluarga Ten Boom sudah dikenal memiliki kepedulian terhadap orang Yahudi. Ayahnya memiliki sebuah toko perhiasan kecil di wilayah tempat tinggal orang-orang Yahudi di kota mereka. Mereka juga sering bergabung dengan tetangga Yahudi mereka untuk merayakan Hari Sabat dan mempelajari Alkitab.

Herodias, seorang wanita yang merendahkan dirinya sendiri melalui balas dendam dan pembunuhan. (Markus 6:17-28)

"Secara khusus, ketegasan dalam perempuan baik untuk laki-laki. Kami, para lelaki akan menjadi lebih baik jika perempuan pemberian Allah dengan giat mengasah talenta-talenta mereka demi kami dan memberitahu kami untuk mempertimbangkan di mana kami telah bertindak dengan egois atau tidak adil terhadap mereka atau orang lain." (John Scanzoni -- Diambil dari "Assertiveness for Christian Women" karangan John Scanzoni, Christianity Today, 4 Juni 1976, halaman 17. Hak cipta 1976 oleh Christianity Today. Digunakan dengan izin).

Kisah Para Rasul 18:24-26

Priskila dan Akwila, suaminya, bekerja sebagai pendiri tenda. Rasul Paulus bertemu mereka di Korintus. Paulus bekerja dengan membuat tenda dengan mereka di sela-sela waktu berkhotbah di rumah ibadah orang Yahudi. Mungkin, Anda pernah mendengar istilah "pelayanan pendirian tenda". Istilah tersebut berasal dari Kisah Para Rasul 18, yang menyebutkan bahwa Paulus membuat tenda untuk mendukung keuangannya dalam pelayanan.