KELUARGA

Pada umumnya, kita menerima orang lain berdasarkan apa yang tampak. Kita sering menilai seseorang berdasarkan perilakunya yang dapat kita amati. Karena kebanyakan orang mengembangkan pola-pola perilaku yang spesifik dalam situasi-situasi tertentu, maka suatu klasifikasi tampaknya dapat menyederhanakan banyak hubungan antarmanusia. Jadi, suatu sistem yang didasarkan pada aktivitas luar adalah yang paling mudah diterapkan.

Firman Tuhan memerintahkan suami untuk mengasihi istrinya (Efesus 5:33). Meski tidak dikemukakan secara eksplisit, kita dapat menyimpulkan bahwa dikasihi merupakan kebutuhan wanita yang pokok (sama seperti kebutuhan dihormati bagi para pria). Terpenuhinya kebutuhan ini, sedikit banyak menjamin kehidupan suami istri yang harmonis. Namun, saya pun melihat bahwa kebutuhan untuk dikasihi tidak berlaku untuk relasi pernikahan saja. Pemenuhan kebutuhan ini juga berpengaruh besar pada pertumbuhan anak perempuan menjadi wanita dewasa, dan ternyata peranan ibu dalam proses ini tidaklah dapat disepelekan.

"Jika anak-anak hidup dengan penerimaan, mereka akan belajar untuk mencintai. Jika anak-anak hidup dengan dukungan, mereka akan belajar untuk menyukai dirinya sendiri." - Dorothy Law Nolte

Diringkas oleh: S. Setyawati

Setelah saya menyampaikan pidato tentang infertilitas, ada sepasang suami istri makan siang bersama saya. Setelah beberapa saat, saya bertanya kepada si istri, "Ketika Anda menangisi masalah kesuburan Anda, apa rasa kehilangan terbesar Anda?" "Rasa kehilangan dari sebuah mimpi; kerinduan hati saya adalah memiliki anak dari suami saya dan membesarkannya bersama-sama," jawabnya. Lalu, saya bertanya kepada si suami, "Dan, Anda?" Ia memandang istrinya dan berkata kepadanya, "Jangan menganggap ini salah, Sayang, tetapi ...." Lalu, ia memandang saya. "Inilah rasa kehilangan istri saya -- ia bukan wanita yang sama dengan yang saya nikahi. Masalah ini benar-benar membebani kami."

Alkitab sangat adil mengenai kesuburan dan membesarkan anak. Anak-anak adalah berkat (Mazmur 127:3-5). Anak-anak diperlukan untuk memenuhi tujuan Allah bagi manusia agar kita "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi ..." (Kejadian 1:28). Setidaknya, dua kali Allah menggunakan kesuburan untuk menganugerahi atau menenangkan para perempuan (Kejadian 29:31; 2 Raja-raja 4:8-17). Namun, tidak ada bukti apa pun bahwa Allah menghukum seorang perempuan karena kemandulan. Hanya sekali Allah menggunakan "kemandulan" sebagai hukuman (2 Samuel 6:20-23). Sebab, sering kali, kemandulan diobati dengan kelahiran tokoh penting, termasuk Ishak (Kejadian 21:7), Esau dan Yakub (Kejadian 25:21), Simson (Hakim-hakim 13), Nabi Samuel (1 Samuel 1), dan Yohanes Pembaptis (Lukas 1).

Hapuskanlah Kecemasan Anda dan Belajarlah untuk Memercayai Allah

Menyerahkan kembali anak Anda kepada Allah dapat menjadi keputusan yang sulit bagi para orang tua.

Ditulis oleh: S. Setyawati

Dalam kehidupan di dunia, manusia tentu tidak luput dari konflik. Hal ini juga terjadi dalam keluarga, terlebih keluarga campuran. Keluarga campuran (blended family) adalah keluarga yang terdiri dari suami, istri, anak-anak kandung dan tiri. Di dalam keluarga seperti ini, konflik yang terjadi antaranggota keluarga tentu lebih kompleks dibandingkan keluarga pada umumnya, apalagi jika pihak suami dan istri memiliki anak dari pernikahan sebelumnya. Mengapa? Sebab, masing-masing anggota keluarga memiliki latar belakang budaya dan kebiasaan keluarga yang berbeda. Misalnya, keluarga dari pihak suami memiliki kebiasaan piknik saat akhir pekan, sementara keluarga dari pihak istri terbiasa bersih-bersih rumah. Selain itu, rasa cemburu antara anak yang dibawa dari pihak suami dan yang dibawa dari pihak istri juga dapat memicu munculnya konflik di antara saudara tiri. Jika perbedaan dan persoalan semacam ini tidak dikomunikasikan dengan baik, intensitas meningkatnya konflik akan semakin tinggi.

"Bertentangan dengan apa yang mungkin Anda pikirkan, cerdas mengasuh anak tiri merupakan tugas dua orang."

Mengasuh di dalam keluarga tiri merupakan tarian dua, tiga, atau empat orang (kadang-kadang lebih). Keharmonisan orang tua kandung dan orang tua tiri merupakan inti kesuksesan pengasuhan dalam keluarga Anda. Dua hubungan yang paling penting dalam setiap keluarga tiri adalah pernikahan dan hubungan antara orang tua tiri dan anak tiri.

Saya tidak selalu menyukai apa yang saya lihat ketika saya sedang bercermin. Saya rasa, saya menyukai bayangan saya. Saya pasti berpikir bagian-bagian dari penampilan saya itu indah. Anda tahu, sisi-sisi yang menonjol. Mata saya yang berwarna cokelat keemasan dan bulu mata saya panjang. Rambut saya yang berwarna cokelat espresso dan tebal. Namun demikian, tampaknya saya masih suka berfokus pada daftar panjang tentang kekurangan saya. Saya akan membuat komentar dan penyelidikan bijak terhadap diri sendiri.

Sebenarnya, setiap orang Kristen, termasuk orang tua Kristen, harus dapat menjelaskan Injil kepada orang lain, yang ada di sekelilingnya. Dalam menjelaskan Injil kepada anak-anak, satu hal yang perlu diperhatikan ialah berita Injil itu harus disampaikan dengan cara yang sangat sederhana. Bahasa yang dipergunakan harus yang dapat dimengerti oleh anak yang sedang kita injili. Jangan menggunakan istilah klise yang artinya samar.

Dirangkum oleh: S. Setyawati

Seorang wanita diciptakan untuk menjadi penolong yang sepadan bagi seorang laki-laki. Dalam keluarga, selain menjadi penolong suami, seorang wanita juga bertanggung jawab dalam mencintai, membesarkan, dan mendidik anak.

Untuk apa menikah?

  1. Supaya dicintai.
  2. Supaya tidak lagi kesepian.
  3. Memiliki anak.
  4. Memiliki pasangan untuk berhubungan intim.
  5. Supaya lebih aman di bidang keuangan.
  6. Menjalani kehidupan normal seperti orang banyak.
  7. Untuk berbagi tugas kehidupan sehari-hari.
  8. Untuk memenuhi kebutuhan emosional paling mendalam.

Diringkas oleh: S. Setyawati

Terkadang, anak-anak menjadi nakal untuk mendapatkan perhatian. Ada banyak orang tua yang lebih tergugah oleh kelakuan yang buruk daripada yang baik. Oleh karena itu, ketika anak kita ingin mendapatkan perhatian kita dan menikmati kebersamaan dengan kita, ia akan melakukan keanehan-keanehan dan kenakalan-kenakalan yang ekstrem. Bagi anak-anak maupun remaja, bukti kasih orang tua dapat ditunjukkan dengan menyediakan waktu bersama mereka, entah itu waktu untuk bermain bersama, memasak bersama, maupun mendengarkan mereka ketika mereka ingin bercerita kepada kita.

Disadur oleh: S. Setyawati

Tokoh wanita dalam Perjanjian Lama ada banyak, salah satunya adalah Naomi. Siapakah Naomi? Naomi adalah istri Elimelekh. Nama Naomi memiliki arti "kesukaanku, manis, dan menyelenggarakan". Ia memiliki dua anak laki-laki yang bernama Mahlon dan Kilyon (Rut 1:2). Dari kedua putranya itu, ia mendapatkan menantu Orpa dan Rut (Rut 1:4-5).

Pages