KELUARGA

Pengasuhan anak memiliki banyak tantangan yang besar. Hal ini sedikit lebih menantang daripada peran orang tua tiri Kristen. Singkat kata, orang tua tiri melibatkan orang tua kandung dalam membesarkan anak mereka, tetapi pada awalnya ia melakukannya tanpa suatu ikatan yang jelas dengan si anak. Otoritas orang tua didasarkan pada kedalaman hubungan antara orang dewasa dan anak. Hubungan orang tua tiri dan anak tiri yang lemah karena kecilnya hubungan emosional dan hanya memiliki kenangan bersama yang singkat (dikembangkan saat orang tua berpacaran), membuat peran orang tua tiri menjadi sangat sulit dan mengecewakan.

1. Selesaikanlah masalah dalam keluarga secara terbuka.

Masalah yang terjadi harus diselesaikan secepatnya. Terbukalah kepada setiap anggota keluarga, dan selalu bersikap rendah hati dalam mengakui kesalahan. Akan lebih efektif lagi bila setiap hari ada ibadah keluarga, semua masalah dapat diselesaikan baik kepada anggota keluarga maupun kepada Tuhan.

  1. Jangan marah pada waktu yang sama. (Efesus 5:1)

  2. Jangan berteriak pada waktu yang sama, kecuali rumah kebakaran. (Matius 5:5)

Ketika dua wanita yang mengasihi pria yang sama berada di tempat yang sama, hasilnya tidaklah selalu baik. Ibu mertua bisa bermasalah ketika melepas anak laki-lakinya. Menantu perempuan harus berjuang untuk bisa menyatu dengan keluarga suaminya. Saling pengertian dan kesepakatan yang bijaksana diperlukan untuk membantu ibu mertua dan menantu perempuan untuk melebur menjadi satu dalam hubungan yang sehat.