Evangeline Cory Booth

"Hal terpenting bukanlah seberapa lama kita hidup, tetapi apa yang kita lakukan dengan hidup yang kita miliki itulah yang terpenting." Begitulah kata-kata Evangeline Cory Booth. Wanita yang sungguh-sungguh menggunakan waktu hidupnya untuk hal-hal yang bernilai ini meninggal pada tanggal 17 Juli 1950 dalam usia 85 tahun.

Evangeline Cory Booth adalah anak bungsu dari pasangan William dan Catherine Booth, pendiri "Bala Keselamatan". Ia lahir pada tahun 1865, di tahun yang sama saat "Bala Keselamatan" didirikan. Namanya diambil dari sebuah novel "Uncle Tom's Cabin", dimana sang gadis kecil, Eva St. Claire, menjadi seorang pahlawan Kristen dalam kisah tersebut.

Evangeline mewarisi bakat melayani dan berjualan dari kedua orang tuanya. Ia mulai berkotbah saat berusia 15 tahun, sekalipun kepemimpinannya sendiri baru diakui dua tahun kemudian. Ia mendapat julukan "Malaikat Daerah Kumuh" karena dia terkadang mengenakan pakaian compang camping seperti gadis penjual bunga agar dapat melayani mereka. Ia wanita yang bijaksana, penuh pesona, daya cipta dan penuh semangat. Selain itu, ia juga seorang wanita yang menarik, ahli dalam memecahkan masalah, serta pandai dalam menyampaikan tujuan-tujuan dari keberadaan "Bala Keselamatan". Bahkan, ia menjadi pemecah masalah dalam "Bala Keselamatan". Ketika timbul persoalan atau kondisi darurat di cabang "Bala Keselamatan", William Booth selaku Jenderal akan mengirim Eva ke dalam kasus tersebut.

Ketika para pemimpin "Bala Keselamatan" Amerika tidak setuju dengan Jendral William Booth sehingga memisahkan diri menjadi "Relawan America", Evangelinelah yang dikirim oleh sang Jendral untuk mengatasi persoalan organisasi. Dan, ia berhasil mengatasinya. Akhirnya, Evangeline diangkat menjadi pemimpin pekerjaan Amerika dan menjadi warga negara Amerika. Pada tahun 1934, ia menjadi jenderal "the world wide movement", posisi yang dipegangnya selama lima tahun.

Dalam bekerja, Evangeline memiliki gaya untuk memperkerjakan dirinya hingga kelelahan selama beberapa minggu atau bulan, untuk kemudian beristirahat selama beberapa hari. Setelah itu, baru ia memulai kembali siklus kerjanya. Meskipun demikian, ia menikmati kehidupannya secara keseluruhan. Ia sering menunggang kuda dan menyelam. Tidak hanya mengendarai kuda, ia juga suka senang berkendara dengan sepeda. Ia adalah anggota "Bala Keselamatan" terkemuka pertama yang mengendarai sepeda. Selain itu, ia juga melakukan relaksasi dengan memainkan alat musik seperti harpa.

Dalam setiap perjalanan misinya, Evangeline menyampaikan pengajaran dengan penuh semangat. Banyak dari pengajarannya dikumpulkan ke dalam buku yang berjudul 'Toward a Better World' (Menuju Dunia yang Lebih Baik - red.).

"Dunia yang lebih baik adalah sebuah rumah yang disediakan dan diberikan sebagai hadiah bagi mereka yang setia sampai mati. Mereka mungkin memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan di bumi; harus bekerja keras dengan tangannya, mengalami sakit fisik, kecemasan dalam rumahnya, pakaian yang penuh tambalan, dan mungkin mengalami penolakan karena tidak dikasihi. Tetapi, baik pemerintah-pemerintah, hal-hal yang sekarang maupun yang akan datang, kekuasaan yang ada di atas maupun yang ada di bawah, ataupun suatu ciptaan lainnya, tidak akan menghambat mereka masuk ke pintu gerbang ke dunia yang lebih baik."

Di antara banyak tulisan Evangeline, terdapat banyak lagu-lagu himne. Himne yang paling terkenal dari hasil karyanya adalah "Dunia bagi Tuhan."

Dunia bagi Allah! Dunia bagi Allah!
Tidak ada yang lain yang dapat memenuhi laparnya jiwaku...

Evangeline meninggal karena arteriosclerosis. Dia dimakamkan di dekat White Plains, New York. (t/Wiwin)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Christianity
Alamat Situs : http://www.christianity.com/church/church-history/timeline/1901-2000/eva...
Judul asli artikel : Evangeline Cory Booth Spent Her Years for God
Penulis artikel : Dan Graves, MSL
Tanggal akses : 21 Oktober 2014
Tipe Bahan: 
kategori: 

Komentar