Artikel

Awal tahun baru adalah waktu yang tepat untuk memulai bab baru dalam kisah hidup Anda. Mengapa tidak membuat tahun yang baru ini sebagai tahun untuk memperdalam pemahaman Anda tentang kisah yang Tuhan sedang sampaikan melalui hidup Anda? Memahami titik balik kehidupan Anda adalah awal yang tepat. Titik balik dapat memberikan pemahaman yang penting tentang apa yang telah Tuhan lakukan dalam hidup kita, apa yang Dia sedang lakukan, dan ke mana Dia memimpin kita.

Apa pendapat Anda tentang parafrase ini 2 Korintus 5:16: "Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian."? Noël mengatakan kepada saya minggu lalu bahwa dia pergi ke toko untuk mencari beberapa dekorasi Natal, tetapi di sepanjang enam lorong toko tersebut hanya beberapa barang-barang kecil yang terkait dengan Kristus.

Bagaimana rasanya melihat Ia berdoa?

Bagaimana tanggapan-Nya ketika Ia melihat anak-anak lain cekikikan selama ibadah berlangsung di Sinagoge?

Ketika Ia melihat pelangi, apakah Ia pernah menyebut tentang sebuah banjir?

Apakah engkau pernah merasa canggung ketika mengajar-Nya pada bagaimana Ia menciptakan dunia?

Ketika Ia melihat seekor anak domba dituntun ke tempat penjagalan, apakah Ia berperilaku secara berbeda?

Tanyakan siapa saja yang merayakan Natal tentang di manakah Kristus sebagai anak lahir, dan sebagian akan menyebut Bethlehem. Lagu-lagu Natal seperti "0 Kota Mungil Betlehem" akan mengenang ketenarannya.

Tuhan telah memilih untuk menjelma sebagai manusia. Lidah-Nya yang membangkitkan orang mati adalah lidah seorang manusia. Tangan-Nya yang menjamah orang kusta adalah tangan yang berkalang tanah. Kaki-Nya yang dibasuh seorang wanita, kasar dan berdebu. Dan air mata-Nya....ya, air mata-Nya.....keluar dari hati yang hancur seperti hati Anda dan saya.

Lagu Natal lama menyatakan, "It’s the most wonderful time of the year". (Saat terindah di tahun ini - Red.) Dan, bagi orang Kristen, nyanyian itu harusnya bergema dengan benar. Namun, bagi banyak orang, Natal adalah waktu untuk bertahan. Depresi, kesedihan, dan kesepian yang kemudian sering kali diperburuk dengan keadaan keluarga yang hancur dan beban utang yang semakin menumpuk. Daftar acara Natal yang terlalu padat sehingga membuat kita berpikir untuk "mengakhiri hari raya". Kita menjadi bertanya-tanya apakah ucapan selamat Natal masih ada? Apa yang terjadi dengan suasana Natal yang damai di masa kanak-kanak?

Ditulis oleh: N. Risanti

Dari kisah Ester, kita mengetahui bagaimana iman dan kesalehan Ester menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dan situasi sulit yang ia hadapi sehingga ia menjadi pahlawan bagi bangsanya. Iman yang sama tidak hanya dimiliki oleh Ester, tetapi juga pada tokoh-tokoh wanita dalam Alkitab seperti Sara, Lea, Hana, Debora, Maria, Elisabet, dan yang lainnya. Mereka semua dapat menjadi pahlawan wanita yang beriman bagi kita melalui kisah hidupnya masing-masing.

Alkitab memberikan kepada orang Kristen banyak contoh orang beriman, yang dari mereka kita dapat belajar dan dikuatkan. Salah satu contoh yang paling luar biasa adalah Ratu Ester.

Firman Tuhan memerintahkan suami untuk mengasihi istrinya (Efesus 5:33). Meski tidak dikemukakan secara eksplisit, kita dapat menyimpulkan bahwa dikasihi merupakan kebutuhan wanita yang pokok (sama seperti kebutuhan dihormati bagi para pria). Terpenuhinya kebutuhan ini, sedikit banyak menjamin kehidupan suami istri yang harmonis. Namun, saya pun melihat bahwa kebutuhan untuk dikasihi tidak berlaku untuk relasi pernikahan saja. Pemenuhan kebutuhan ini juga berpengaruh besar pada pertumbuhan anak perempuan menjadi wanita dewasa, dan ternyata peranan ibu dalam proses ini tidaklah dapat disepelekan.

"Jika anak-anak hidup dengan penerimaan, mereka akan belajar untuk mencintai. Jika anak-anak hidup dengan dukungan, mereka akan belajar untuk menyukai dirinya sendiri." - Dorothy Law Nolte

Mary Whelchel menjelaskan bagaimana banyak peranan wanita telah berubah dan bagaimana mereka mengatasi perubahan ini.

Pemerintah Amerika tidak yakin Saeed Abedini akan dapat dibebaskan dari penjara Iran.

Sebuah studi dari Pew Research baru-baru ini menemukan bahwa sebagian besar orang Amerika tidak melihat fertilisasi in vitro (proses pembuahan sperma dan sel telur yang berlangsung di luar tubuh, dan kemudian meletakkan embrio sebagai hasil pembuahan tersebut ke dalam uterus/rahim dari pihak ketiga - Red.) sebagai isu moral. Pandangan dalam tradisi-tradisi keagamaan dewasa ini, termasuk para pendeta, tampaknya cenderung mengatakan bahwa fertilisasi in vitro (disingkat FIV) "bukanlah masalah moral" daripada mengkritisi atau menolaknya.

Beberapa dari kita memiliki kesulitan dalam mengekspresikan diri kita sendiri. Kita tidak mampu untuk bercakap-cakap. Kita tidak jenaka. Apabila tidak berada bersama dengan orang-orang terdekat atau yang kita kenal dengan baik, kita bahkan akan tidak yakin apa yang harus dikatakan. Beberapa orang bahkan tidak pergi ke gereja karena mereka tidak tahan membayangkan berbicara dengan orang yang mereka tidak kenal. Yang lainnya pergi ke gereja, tetapi tiba pada menit terakhir, duduk di barisan belakang, dan segera bergegas keluar dari pintu setelah kata "Amin," diucapkan.

Ditulis oleh: N. Risanti

Apakah Anda mengenal seseorang yang tidak memenuhi standar dunia dalam hal kecantikan, tetapi Anda melihatnya sebagai seorang wanita yang cantik dan simpatik? Dulu, saya menganggap kecantikan fisik adalah sesuatu yang sudah berasal "dari sananya", dan beruntunglah orang yang dikaruniai anugerah tersebut semenjak lahir. Namun, saya harus mengoreksi kembali pemikiran tersebut karena kemudian saya menjumpai wanita-wanita yang dalam standar dunia adalah tidak cantik, tetapi begitu menarik dan menyenangkan untuk dilihat.

Pages