Artikel

Selain mengubah sikap mental dirinya sendiri terhadap impotensi, seorang suami dapat mengetahui tersedianya obat yang paling mujarab, yang ada di dalam diri istrinya. Antara lain, seorang istri dapat ...

Saya masih ingat kekecewaan besar saya yang pertama. Walaupun saya yakin sudah ada kekecewaan-kekecewaan lain - yang lebih kecil - sebelum kekecewaan ini, tidak ada yang cukup menonjol seperti saat tidak jadi berperan dalam drama sekolah ketika saya masih di kelas tujuh.

Saya kira itu terjadi karena berperan di dalam drama adalah hal pertama yang paling saya inginkan - lebih buruknya - saya sudah bekerja keras, berlatih, mencoba, tetapi dikeluarkan. Itulah saat pertama, pada intinya, saya mendapat perkataan "Kau tidak cukup baik."

p align="justify">Contoh macam apa yang kita tetapkan bagi generasi wanita-wanita dewasa selanjutnya? Apakah mencari uang lebih penting daripada menjadi ibu? Tentu saja tidak! Putri-putri Anda akan menjadi seperti Anda. Yehezkiel 16:44, "Lihat, setiap penyair akan mengatakan sindiran ini mengenai engkau: Begitu ibu, begitu anak!"

Ada banyak orang yang ingin terlibat dalam bisnis rumahan berbasis kekristenan. Namun, jika Anda secara khusus mencari kesempatan bisnis kekristenan yang sudah ada, pilihan Anda akan terbatas. Jadi, mengapa tidak mengambil pendekatan yang berbeda, dan memulai bisnis Anda sendiri dari awal, tetapi mencocokkannya untuk orang-orang Kristen atau menawarkan produk-produk/jasa-jasa kekristenan?

Karakter Perempuan Sunem

Dasar Alkitab:2 Raja-raja 4:6-28

Cerita perempuan Sunem menggambarkan bahwa perempuan yang sedikit bicara tetapi banyak percaya, adalah tipe ibu rumah tangga yang membahagiakan keluarganya.

Mengenai semua pembicaraan tentang tindak kekerasan di sekolah, rata-rata orang tidak membutuhkan statistik untuk mengetahui bahwa tindak kekerasan adalah berbahaya bagi anak-anak. Kebanyakan dari kita dapat melihat ke masa kanak-kanak kita untuk mendapatkan contoh-contoh tindak kekerasan dan mengetahui betapa tindak kekerasan dapat memengaruhi seseorang hingga masa dewasa. Meskipun saat ini suatu tindakan tidak disebut tindak kekerasan, namun sekarang kita tahu bahwa seorang anak yang mengikuti kita ke mana-mana dan memukul kita tanpa alasan yang jelas (anak yang bercanda dengan kata-kata yang menyinggung atau menakut-nakuti untuk mengontrol kita) adalah suatu tindakan kekerasan.

Jika Anda bertanya pada saya sewaktu SMA, bahkan di perguruan tinggi, apakah menurut saya, saya adalah orang yang tegas, saya akan menyangkalnya. Saya, adalah gadis kecil Kristen yang manis yang mengikuti semua aturan. Tentu saja saya bukan seorang yang tegas! Bersikap tegas, bagi saya pada saat itu, berarti memaksa, kasar, tidak sopan dan bermusuhan. Tidak seharusnya seorang wanita menjadi seperti itu. Dan, tentu saja tidak seharusnya seorang pengikut Kristus bersikap demikian.

Bagi banyak wanita, pendidikan tinggi adalah sesuatu yang biasa. Bagi sebagian orang, sebuah pertanyaan: Apa yang sesungguhnya dikatakan firman Tuhan tentang hal itu? Apa yang Tuhan kehendaki atas putri-putri-Nya yang berharga di dunia zaman modern ini? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita bersama-sama menyelam ke dalam kebenaran alkitabiah dari Amsal 31 dan dampak besar yang masih dimilikinya pada kehidupan kita saat ini.

Hubungan adalah inti kehidupan Kristen, dan hal yang paling inti dari semua hubungan adalah hubungan kita dengan Tuhan. Memiliki hubungan dengan Allah dan sesama merupakan bagian dari perjalanan Kristen Anda. Jadi, tidak ada gunanya jika berkata, "Saya tidak pandai menjalin hubungan." Kita dirancang untuk berelasi dan beberapa dari kita harus berusaha lebih keras dibandingkan yang lain agar pandai menjalin hubungan, atau setidaknya meningkatkan kemampuan kita untuk melakukannya.

Diringkas oleh: S. Setyawati

Karya tulis Daniel Defoe yang berjudul "Pendidikan Kaum Wanita" adalah salah satu karya yang memberi inspirasi bagi pendidikan perempuan. Defoe membuat tulisan ini pada tahun 1719 sebagai teguran terhadap negara dan kelompok yang tidak banyak memberi perhatian tentang pendidikan bagi perempuan.

Begitu pintu terbuka, jam mulai berdetak. Rekan OD (Open Doors), Sun-Hi, selalu sadar akan waktu. Dia terus-menerus sibuk menemui pengungsi Korea Utara di China. Salah seorang yang ditemuinya telah menunjukkan minat kepada iman Kristen, tetapi dia hanya memiliki 48 jam sebelum ia harus pergi ke orang berikutnya. Dua hari yang dapat mengubah hidup mereka dan menentukan apakah gereja Korea Utara dapat menyambut anggota baru, atau akan hilang untuk selamanya.

Peperangan apa yang sedang Anda hadapi hari ini? Saya tidak merujuk pada hal-hal yang kita baca atau dengar dalam berita-berita. Yang saya maksud adalah peperangan yang berkecamuk di dalam diri Anda, yang mana yang Anda hadapi hari ini? Inilah beberapa peperangan saya: menyimpan kebencian, membiarkan frustrasi menguasai saya, mengharapkan sesuatu yang lebih mudah, bertanya-tanya mengapa pencobaan terus berlanjut, dan melewatkan kebebasan pribadi saya.

Saya tidak selalu menyukai apa yang saya lihat ketika saya sedang bercermin. Saya rasa, saya menyukai bayangan saya. Saya pasti berpikir bagian-bagian dari penampilan saya itu indah. Anda tahu, sisi-sisi yang menonjol. Mata saya yang berwarna cokelat keemasan dan bulu mata saya panjang. Rambut saya yang berwarna cokelat espresso dan tebal. Namun demikian, tampaknya saya masih suka berfokus pada daftar panjang tentang kekurangan saya. Saya akan membuat komentar dan penyelidikan bijak terhadap diri sendiri.

Pada suatu hari, yang sekarang disebut hari Paskah, lebih dari dua ribu tahun yang lalu, sekelompok wanita pergi ke kubur Yesus pagi-pagi dengan membawa rempah-rempah untuk mengurapi jenazah-Nya sebagai tindakan penghormatan. Ketika mereka tiba di kubur Yesus untuk meminyaki tubuh-Nya dengan rempah-rempah, terjadilah gempa bumi, dan sesosok malaikat turun dari langit serta menggulingkan batu yang menutup pintu masuk ke kubur Yesus.

Sebuah narasi panjang dalam sejarah perjalanan sebuah bangsa, yang sarat dengan keluh-kesah, omelan dan pemberontakan, adalah narasi eksodusnya bangsa Israel dari Mesir. Sepanjang perjalanan mereka menyaksikan banyak peristiwa yang mencengangkan, mukjizat, namun hati mereka tetap tidak puas. Mereka menyaksikan bimbingan Tuhan siang maupun malam, tetapi bagi mereka itu hanyalah sebuah hal biasa yang tidak patut disyukuri!

Pages