Istri yang Menjadi Idaman Suami

"Istri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga daripada permata." (Amsal 31:10)

I. Istri yang Dapat Dipercaya (Amsal 31:11)

Seorang suami membutuhkan seorang istri yang bersedia mendengarkannya ketika ia sedang mencurahkan isi hatinya. Istri yang diharapkan oleh suami ialah seorang yang dapat menjadi teman hidup yang kepadanya ia bisa membagi kesenangan atau kepahitan hati, keberhasilan atau kegagalan, dan pengharapan atau keputusasaannya. Ia ingin agar istrinya bisa mendengarkan dan mengerti sambil mencari jalan kelepasan dari persoalan-persoalan yang dihadapinya.

Pernikahan dengan penyerahan diri terus-menerus menciptakan iklim keterbukaan bagi suami dan istri sehingga mereka bisa mengeluarkan isi hati mereka secara menyeluruh, baik tubuh dan jiwanya. Jika suami yakin dan tahu bahwa istri itu miliknya dan akan mendampinginya seumur hidup, barulah secara pribadi ia bisa memercayai istrinya sepenuhnya.

II. Istri yang Berbuat Baik terhadap Suaminya (Amsal 31:12)

Tentu saja banyak dari segi kehidupan suami yang membuat istri bisa berbuat baik. Dan yang ingin kita bahas ialah peranan istri sebagai pencipta dan pengawas atas suasana saling pengertian di dalam rumah tangga.

Pertama, istri yang membantu terwujudnya rencana-rencana atau cita-cita suami. Jika seorang suami merencanakan sesuatu dan istri menentangnya terus-menerus, kemungkinan besar pernikahan mereka akan mengalami jalan buntu. Seorang suami tidak akan meninggalkan istri yang bisa membina hubungan dan dapat dipercaya.

Yang kedua ialah perbuatan baik untuk menciptakan suasana gembira di dalam rumah tangga. Kasihilah suami Anda yang lelah sepulang dari tempat kerja. Jika sambutan Anda tidak menyenangkan, ia justru akan semakin lelah.

Ketiga, menciptakan alam pikiran yang menguntungkan melalui kesabaran, dalam arti menunda sampai besok apa yang mungkin menjadi keributan jika dilaksanakan pada hari ini. Menunda dan menunda sampai Anda lupa. Kesabaran ini juga berarti mengasihi atau menerima orang lain sebagaimana mereka adanya yang jauh dari sempurna.

Sekarang, hidupkanlah alam pikiran yang menguntungkan, yang memberikan semangat kepada suami untuk menjadi seorang yang sukses. Jadilah penggemar dan penyokongnya yang terbesar. Banggalah akan dia, dan perlihatkanlah rasa bangga Anda.

Berhati-hati dengan sikap Anda terhadap buah pikiran dan rencana-rencana dari suami Anda. Janganlah berkata, "Tidak bisa. Tidak ada waktu. Tidak sanggup. Bagaimana dengan anak-anak? Saya terlalu lelah. Tidak mungkin." Sebaiknya Anda berkata, "Kedengarannya baik sekali. Mari kita coba kerjakan dan berusaha melaksanakannya. Mari kita pikir dan rencanakan sampai kita mendapat jalan keluarnya."

Kemampuan Anda dapat memenuhi dua persyaratan bagi seorang istri yang menjadi idaman seorang suami, yaitu mengizinkan Tuhan Yesus Kristus masuk dan diam di dalam hidup Anda dan berilah kepada Tuhan kebebasan untuk mengatur kehidupan keluarga Anda.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Judul buku : Wanita Kristen dalam Mengatasi Pergumulan Hidup
Penulis : Dr. Ruth F. Selan
Penerbit : Yayasan Kalam Hidup, Bandung 1996
Halaman : 20 -- 21
Tipe Bahan: 
Kolom e-Wanita: 

Komentar