RENUNGAN

"Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran." (Yohanes 16:13)

Kebenaran itu seperti gua yang sangat besar yang ingin kita masuki, namun kita tak mampu melewatinya sendiri. Di pintu masuk gua itu, tampak jelas dan terang. Tetapi jika kita ingin melangkah lebih dalam dan menjelajah tempat-tempat tersembunyi yang paling dalam, kita harus memiliki seorang pembimbing, atau kita akan tersesat. Roh Kudus, yang benar-benar mengetahui seluruh kebenaran, adalah Sang Pembimbing yang ditetapkan bagi seluruh orang yang benar-benar percaya, dan Dia akan memimpin mereka supaya mereka bisa mengungkap kebenaran tersebut, dari satu bagian ke bagian berikutnya, sehingga mereka melihat kedalaman Allah, dan rahasia-Nya menjadi tersingkap dengan jelas bagi mereka.

"Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di Surga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di Surga." (Matius 18:10)

Kebanyakan gereja memunyai ruangan bayi yang kedap suara di bagian belakang aula. Di tempat kami, ruangan itu berupa ruang sederhana berukuran sekitar 3,6 x 1,5 m dengan panel kaca dan pintu geser dari kayu yang sudah reot. Dan yang saya tahu, rasanya pintu itu selalu dalam keadaan rusak.

"TUHAN akan menyerahkan Sisera ke dalam tangan seorang perempuan." (Hakim-hakim 4:9)

Siapakah Anda? Seorang atlet? Musisi? Pekerja lapangan? Administrator dan pengurus organisasi? Ahli komputer? Pengungkap misteri? Teknisi mobil? Pelukis? Pendekor? Sukarelawan?

Oleh: Evie Wisnubroto

Bacaan Alkitab: Roma 12

"Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: `Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,` dan di antara mereka akulah yang paling berdosa." (1 Timotius 1:15)

Manusia berusaha mendapatkan. Allah berusaha memberi. Memberi adalah cara-Nya Tuhan. Hidup dalam jalan-Nya Tuhan berarti menjadi seorang pemberi. Cara dunia untuk mengumpulkan dan meningkatkan uang, pakaian, harta miliki, rumah, tanah dan bisnis adalah dengan MENDAPATKAN.

Dalam pengertian yang sangat riil, kita dapat meringkas karya Yesus di dunia dalam satu kata -- kemenangan. Dia menderita di Getsemani untuk mengalahkan kegelapan yang kita timbulkan sendiri.

Tuhan, dengan pertolongan-Mu aku akan mencoba hidup sederhana. Kierkegaard berkata bahwa hidup yang suci adalah hidup yang lurus dengan satu keinginan. Gangguan yang mengalihkan perhatianku adalah musuhku, dan dunia memang berfungsi untuk menggangguku. Yesus mengajarku untuk memiliki "mata tunggal", yaitu mata yang hanya tertuju pada satu tujuan atau sasaran. Kesucian tidak mengizinkan adanya perhatian yang terbagi. Ada pemahaman ceroboh mengenai hidup yang sederhana. Hidup yang sederhana memungkinkan munculnya ketabahan dan konsentrasi.

"Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di surga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada." (Lukas 12:33-34)

Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. (Yesaya 49:15)

Tuhan, aku harus berhati-hati untuk tidak menyederhanakan arti keselamatan-Mu. Terlalu sering aku mengurangi arti keselamatan, hanya sebagai pengampunan dosa-dosaku, padahal sebenarnya jauh lebih luas daripada hal itu.

Pages