Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Wanita

ARTIKEL

"Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!" (1 Korintus 6:19-20)

"Sure God created man before woman, but then you always make a rough draft before the final masterpiece." (San Xavier del Bac)

Kalimat tadi tidak diucapkan oleh seorang pemimpin perempuan sekaliber Indira Gandhi, Golda Meir, Margaret Thatcher, Gloria Macapagal Arroyo, atau pun Megawati Soekarnoputri, tetapi justru ditorehkan oleh seorang biarawan yang mendobrak daerah garang di padang kering untuk memberitakan berita kasih.

Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang lain perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. (Matius 7:12)

The Golden Rule atau Pedoman Emas merupakan strategi hubungan antarmanusia yang paling kuat, yang pernah ada dalam sejarah dunia. Walaupun sudah ada selama beribu-ribu tahun dan dituliskan oleh tokoh-tokoh spiritual seperti Confusius dan Buddha jauh sebelum Yesus menuliskannya, pedoman emas ini tetap menjadi prinsip masa kini.

Kelihatannya memang mudah bagi kita untuk mengajarkan sesuatu kepada anak-anak kita apabila kita melakukannya dengan kontinu. Namun demikian, mentoring mengandung makna yang lebih dalam. Memang benar bahwa kita harus dengan sepenuh hati mengajar dan memberikan teladan sepanjang hari. Namun, kita tidak boleh lupa bahwa kita harus melakukannya sepanjang hari. Mengajarkan sesuatu kepada anak-anak kita sementara kita tidak siap untuk itu menjadikan mereka semakin sulit untuk dikendalikan. Hal ini patut digarisbawahi.

Ide memulai sebuah kelompok doa ibu-ibu Kristen di sekolah negeri anak Anda nampak seperti suatu ide yang cemerlang, tapi Anda perlu berhati-hati sebelum memulainya. Banyak sekolah tidak mendukung kegiatan yang bernuansakan agama tertentu karena takut dianggap mengesampingkan agama yang lain. Meski begitu, mungkin ada banyak ibu-ibu seperti Anda yang tertarik untuk ikut bergabung dengan kelompok seperti ini. Inilah beberapa tips untuk memulai kelompok doa di sekolah anak Anda.

Ada pepatah kuno yang kini jarang kita dengar: "Kemurahan hati bermula di rumah." Pepatah ini merupakan nasihat yang bagus bagi kita, para istri.

Ranjang Pernikahan

Mari kita memulainya dari ranjang. Lingkup pernikahan merupakan hal yang penting bagi semua pernikahan Kristen yang baik. 1 Korintus 7:3-5 memberikan nasihat yang terbaik.

Pendahuluan

Seorang wanita Kristen akan dengan hati-hati memerhatikan bagaimana melayani kebutuhan pasangannya. Apakah pria dari Tuhan itu sudah hadir dalam hidup Anda, atau masih sedang diusahakan, Anda dapat belajar bagaimana memenuhi kebutuhannya dan mengalami kepenuhan dalam kesetiaan dan kasih. Dengan demikian, nantinya kebutuhan terbesar Anda sebagai wanita Kristen akan terpenuhi juga. Jack Zavada dari Inspiration-for-Singles.com menulis surat terbuka ini untuk para wanita Kristen, memberikan pandangan yang berguna atas kebutuhan pria. Wanita Kristen yang bijaksana akan memerhatikan hal-hal ini.

Pernahkah Anda berada di tengah-tengah mimpi yang benar-benar indah? Tidak ada awal yang jelas yang bisa Anda ingat. Anda tinggal dalam mimpi itu, dalam dunia mimpi yang dikelilingi oleh pemandangan, suara, dan perasaan yang paling indah. Seperti itu rasanya hidup bersama suami saya. Ini adalah kisah tentang betapa mulianya ketetapan Allah, bahkan saat Anda berlari secepat mungkin dari ketetapan itu. Ya, kisah ini merupakan penghormatan kepada seseorang yang hampir saja saya lepas, sementara banyak wanita lain sudah menunggu untuk mendapatkannya.

... ketika penampilan bukanlah segalanya ...

Anda mengagumi lesung pipitnya dan mengingat lengkung bibirnya saat tersenyum. Anda menyukai seluruh penampilannya. Tetapi bagaimana Anda tahu apakah orang yang Anda sukai ini benar-benar tepat untuk kita?

Kita akui saja: kita semua tertarik pada wajah yang tampan, khususnya seseorang yang badannya harum. Tetapi di luar penampilannya yang menarik, apa lagi yang seharusnya kita pertimbangkan saat mencari orang yang tepat untuk menjalin kasih?

"Aku menanti-nantikan TUHAN, jiwaku menanti-nanti, dan aku mengharapkan firman-Nya. Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi." (Mazmur 130:5-6)

Refleksi

Mary Whelchel menjelaskan seberapa banyak peran wanita telah berubah dan bagaimana mereka mengatasi perubahan ini.

Mary Whelchel tidak mengenal wanita karier Kristen sebaik Kristus mengenal mereka, namun dia memahami keadaan mereka yang unik.

Jika anak-anak hidup dengan kecaman, mereka belajar untuk mengutuk.

Jika anak-anak hidup dengan permusuhan, mereka belajar untuk berkelahi.

Jika anak-anak hidup dengan ketakutan, mereka belajar untuk tercekam kekhawatiran.

Jika anak-anak hidup dengan belas kasihan, mereka belajar untuk mengasihani diri sendiri.

Alkitab berkata bahwa setiap kita memiliki hubungan yang khusus dengan Allah, yang sudah dimulai sebelum kita dilahirkan. Yeremia menulis:

Firman Allah datang kepadaku, bunyinya: "Sebelum Aku membentuk engkau di dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa." (Yeremia 1:4-5).

Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir di depan sebuah rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu di restoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk ke dalam restoran tersebut.

Saudara-saudara pendengar yang kami kasihi di mana pun Anda berada, Anda kembali bersama kami pada acara TELAGA (Tegur Sapa Gembala Keluarga). Saya Gunawan Santoso bersama Bp. Pdt. Dr. Paul Gunadi dari LBKK (Lembaga Bina Keluarga Kristen), telah siap menemani Anda dalam sebuah perbincangan. Kali ini kami akan berbincang-bincang tentang Kehidupan lajang dari perspektif wanita. Hadir bersama kami pada saat ini Ibu Esther Tjahja Sarjana Psikologi dari Universitas Gajah Mada, yang kini sebagai staf psikologi di Seminari Alkitab Asia Tenggara Malang dan juga hadir bersama kami Ibu Pdt. Dr.

Pages