Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Wanita

KEHIDUPAN ROHANI

Dua belas langkah untuk membantu Anda berhubungan dengan orang yang sulit.

Awal tahun baru adalah waktu yang tepat untuk memulai bab baru dalam kisah hidup Anda. Mengapa tidak membuat tahun yang baru ini sebagai tahun untuk memperdalam pemahaman Anda tentang kisah yang Tuhan sedang sampaikan melalui hidup Anda? Memahami titik balik kehidupan Anda adalah awal yang tepat. Titik balik dapat memberikan pemahaman yang penting tentang apa yang telah Tuhan lakukan dalam hidup kita, apa yang Dia sedang lakukan, dan ke mana Dia memimpin kita.

Ditulis oleh: N. Risanti

Francis Chan pengarang buku "Crazy Love" berujar dalam bukunya, "Orang-orang yang terobsesi kepada Yesus tidak mendahulukan keselamatan dan kenyamanan pribadi di atas segalanya. Orang-orang yang terobsesi lebih peduli tentang datangnya Kerajaan Allah di bumi ini daripada mendapat perlindungan dari penderitaan atau tekanan." Dan, ia tidak hanya sekadar berteori ketika mengatakannya.

Ditulis oleh: N. Risanti

Dari kisah Ester, kita mengetahui bagaimana iman dan kesalehan Ester menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dan situasi sulit yang ia hadapi sehingga ia menjadi pahlawan bagi bangsanya. Iman yang sama tidak hanya dimiliki oleh Ester, tetapi juga pada tokoh-tokoh wanita dalam Alkitab seperti Sara, Lea, Hana, Debora, Maria, Elisabet, dan yang lainnya. Mereka semua dapat menjadi pahlawan wanita yang beriman bagi kita melalui kisah hidupnya masing-masing.

Budaya kita mendorong perempuan untuk menumbuhkan kecantikan yang hanya terletak di permukaan. Namun, Allah memerintahkan kita untuk mengejar kecantikan batin yang sangat berharga. Seorang wanita yang menumbuhkan kecantikan batin, yang takut akan Allah dan hidup untuk melayani orang lain, akan membuat perbedaan dalam kehidupan masyarakat. Kecantikannya akan membuat dampak yang abadi pada kehidupan yang disentuhnya.

Pesan ini merupakan salah satu budaya kita yang dengan sungguh-sungguh diajarkan kepada anak perempuan dan para perempuan, dan dimulai pada masa awal kanak-kanak. Muncul kepada kita dari hampir segala sisi: televisi, film, musik, majalah, buku, dan iklan. Dalam kekompakan yang hampir sempurna, mereka melukiskan gambaran apa yang sebenarnya penting bagi kita. Akibatnya, para wanita bersikeras bahwa apa yang paling penting bagi mereka adalah keindahan-keindahan fisik. Bahkan, orang tua, saudara, guru, dan teman-teman kadang-kadang tanpa disadari menambahkan perbuatan yang senantiasa diulang: anak-anak "tersayang" mendapatkan ooh, aah, dan perhatian yang memuja, sementara anak-anak yang kurang menarik, kelebihan berat badan, atau kurus, mungkin menjadi sasaran kata-kata yang tidak baik, ketidakpedulian, atau bahkan penolakan secara terbuka.

Oleh: N. Risanti

Dulu, sebagai seorang remaja, saya tidak pernah percaya diri dengan kulit saya yang hitam, badan yang terlampau kurus, atau rambut yang sangat lurus dan tipis. Ditambah dengan sering mengonsumsi majalah remaja yang selalu menampilkan kecantikan fisik dan penampilan, semakin merosotlah pandangan saya terhadap diri sendiri. Ibarat bunga, saya merasa bahwa saya ini hanyalah "bunga rumput" yang biasa-biasa saja dan tidak tampak indah. Siapa yang akan memandang bunga rumput yang sederhana dan tidak semarak warnanya itu?

Pernahkah Anda melihat keadaan Anda dan berpikir, "Saya akan senang sekali jika mendapat kesempatan untuk melakukannya lagi."? Atau, "Jika saja saya dapat mengubahnya, saya akan melakukannya." "Saya memerlukan awal yang baru." Semua ini adalah tentang anugerah.

"Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku." (Wahyu 3:8)

Bacaan: Keluaran 2:1-10

Tidak terduga cara Allah bertindak dalam memelihara umat-Nya. "Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?" (Yesaya 40:13) Bagaimanakah Dia berkarya dalam perikop ini? Dengan memakai tiga wanita dalam kehidupan Musa.

Saya tidak menyadari kalau saya memiliki mentalitas keselamatan berdasarkan-perbuatan, sampai saya kehilangan bayi saya tahun lalu. Saya menerima Yesus ke dalam hati saya di usia muda dan terus-menerus menerima pengajaran Alkitab yang kuat dari berbagai komunitas Kristen. Saya tahu keselamatan tidak diperoleh melalui perbuatan. Bahkan, tidak diusahakan sama sekali. Keselamatan adalah sebuah karunia.

Karakter Perempuan Sunem

Dasar Alkitab:2 Raja-raja 4:6-28

Cerita perempuan Sunem menggambarkan bahwa perempuan yang sedikit bicara tetapi banyak percaya, adalah tipe ibu rumah tangga yang membahagiakan keluarganya.

Kata pembuka khotbah itu adalah: "Apa yang Anda percayai tentang hidup memengaruhi segala sesuatu tentang bagaimana Anda menjalani hidup." Jemaat hening dan kemudian mendengarnya lagi, "Apa yang Anda percayai tentang hidup mempengaruhi segala sesuatu tentang bagaimana Anda menjalani hidup."

Hubungan adalah inti kehidupan Kristen, dan hal yang paling inti dari semua hubungan adalah hubungan kita dengan Tuhan. Memiliki hubungan dengan Allah dan sesama merupakan bagian dari perjalanan Kristen Anda. Jadi, tidak ada gunanya jika berkata, "Saya tidak pandai menjalin hubungan." Kita dirancang untuk berelasi dan beberapa dari kita harus berusaha lebih keras dibandingkan yang lain agar pandai menjalin hubungan, atau setidaknya meningkatkan kemampuan kita untuk melakukannya.

Peperangan apa yang sedang Anda hadapi hari ini? Saya tidak merujuk pada hal-hal yang kita baca atau dengar dalam berita-berita. Yang saya maksud adalah peperangan yang berkecamuk di dalam diri Anda, yang mana yang Anda hadapi hari ini? Inilah beberapa peperangan saya: menyimpan kebencian, membiarkan frustrasi menguasai saya, mengharapkan sesuatu yang lebih mudah, bertanya-tanya mengapa pencobaan terus berlanjut, dan melewatkan kebebasan pribadi saya.

Pages